Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Orang Kurus Lebih Berisiko Alami Gejala Covid-19 Parah

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 20:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Studi: Orang Kurus Lebih Berisiko Alami Gejala Covid-19 Parah Doc: NHK

TOKYO - Sebuah studi oleh salah satu lembaga Jepang menunjukkan bahwa orang yang kekurangan berat badan lebih berisiko mengalami gejala Covid-19 yang parah dibandingkan mereka yang berat badannya normal.

Penelitian ini dilakukan oleh sebuah kelompok di Pusat Ilmu Klinis di Institut Ketahanan Kesehatan Jepang.

Penelitian ini mencakup lebih dari 46.000 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit antara tahun 2020 dan 2022.

Kelompok tersebut meneliti hubungan antara tingkat keparahan gejala dan indeks massa tubuh (IMT), yang merupakan ukuran berat badan relatif terhadap tinggi badan. Orang dengan IMT di bawah 18,5 dianggap kekurangan berat badan.

Penelitian itu menunjukkan bahwa pasien dengan berat badan kurang memiliki kemungkinan 1,74 kali lebih besar untuk meninggal atau memerlukan ventilator atau mesin jantung-paru ECMO dibandingkan dengan mereka yang berat badannya normal.

Risikonya meningkat menjadi 1,89 kali jika para peneliti hanya melihat kemungkinan kematian.

Berdasarkan usia, risikonya sangat tinggi di kalangan pasien dengan berat badan kurang antara usia 20 dan 64 tahun. Artinya, mereka 2,37 kali lebih mungkin mengalami gejala berat dan 5,75 kali lebih mungkin meninggal dibandingkan dengan pasien dengan berat badan normal.

Matsushita Yumi, yang memimpin tim peneliti itu, mengatakan banyak penelitian menunjukkan bahwa orang obesitas lebih mungkin mengalami gejala parah. Namun, ia mengatakan hanya sedikit penelitian yang dilakukan pada individu dengan berat badan kurang.

Matsushita meminta orang-orang yang kekurangan berat badan untuk memperhatikan tindakan pencegahan infeksi, seperti mengenakan masker dan mencuci tangan. Ia juga mendesak para profesional medis untuk menyadari bahwa individu dengan berat badan kurang juga dapat menderita gejala yang parah. ils/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.