Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Segera Ada Bantuan, Sebanyak 26 Desa di Ponorogo Masuk Zona Rawan Bencana Kekeringan

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Segera Ada Bantuan, Sebanyak 26 Desa di Ponorogo Masuk Zona Rawan Bencana Kekeringan Doc: ANTARA/HO - BPBD Ponorogo
Ket. Petugas menyalurkan bantuan air bersih di Desa Jenggring,

Ponorogo - Semoga segera ada bantuan, Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur telah memetakan sebanyak 40 dukuh di 26 desadalam 10 kecamatan daerah itu yang kini masuk kategori zona rawan bencana kekeringan.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun saat dikonfirmasi kesiapan dan langkah mitigasi yang dilakukan seiring kian meluasnya daerah terdampak kekeringan di wilayah itu, Kamis.

"Kami telah siagakan satuan tugas penanggulangan bencana kekeringan. Koordinasi intens kami lakukan dengan seluruh jajaran perangkat desa/kelurahan, terutama yang berada di zona rawan bencana kekeringan," kata Masun.

Tak hanya menunggu laporan dari desa dan kelurahan, pihaknya juga telah menyiagakan personil BPBD serta menempatkan relawan di daerah rawan bencana tersebut.

Jika ada permintaan maka pihaknya akan segera melakukan droping air.

"Diperkirakan musim kering ini akan berlangsung hingga Oktober pertengahan," katanya.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan penyaluran air bersih secara rutin sejak 1 Agustus hingga 4 September dengan total bantuan air bersih lebih dari 48 ribu liter atau sekitar delapan tangki telah didistribusikan.

"Kami kirim bantuan air bersih setiap hari Senin dan Kamis, per tanki isi 6 ribu liter," kata Masun.

Selain dari BPBD, bantuan air bersih juga datang dari Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo.

Dengan total bantuan yang diberikan sebanyak empat tanki air atau sekitar 12 ribu liter air, sehingga jika ditotal air bersih yang telah disalurkan di Dusun Jenggring mencapai 60 ribu liter.

"Kebutuhan dua kali drop Senin dan Kamis sekali kirim sebanyak 9 ribuan liter, dari BPBD sebanyak 6 ribu liter dan dari PMI 3 ribu liter. Saya kira itu cukup untuk tiga hari," kata Masun.

Disebutkan, 10 kecamatan di Kabupaten Ponorogo yang masuk zona rawan bencana kekeringan tersebut meliputi Kecamatan Slahung, Pulung, Badegan, Balong, Bungkal, Sawoo, Kauman, Sambit, Sukorejo dan Kecamtan Sampung.

"Jika ditotal cakupan yang terdampak mencapai 3.213 kepal keluarga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.