Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembuangan Limbah PLTN Fukushima Tahap I Berakhir 11 September

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembuangan Limbah PLTN Fukushima Tahap I Berakhir 11 September Doc: Kyodo News
Ket. Pembuangan air limbah PLTN Fukushima tahap pertama akan berakhir pada Senin (11/9), sesuai rencana.

TOKYO - Pembuangan air limbah PLTN Fukushima tahap pertama akan berakhir pada Senin (11/9) sesuai rencana, kata operator pembangkit.

TEPCO mengatakan, kadar radioaktif tritium dalam sampel air laut yang diuji di dekat pabrik di timur laut Jepang berada dalam batas aman, menurut sebuah pernyataan pada Kamis (7/9) malam.

Jepang pada 24 Agustus mulai membuang sebagian dari 1,34 juta ton air limbah yang terkumpul sejak tsunami yang melumpuhkan fasilitas tersebut pada 2011 ke Samudra Pasifik.

Jepang menegaskan, pembuangan tersebut aman, sebuah pandangan yang didukung oleh badan atom PBB. Namun Tiongkok melarang semua impor makanan laut dari Jepang dan mengecam negara itu memperlakukan laut seperti "saluran pembuangan".

TEPCO mengumumkan berakhirnya tahap pertama pelepasan 7.800 ton air pada 11 September, namun tidak memberikan tanggal dimulainya pelepasan kedua.

"Setelah pembuangan pertama selesai, kami akan melakukan inspeksi terhadap seluruh ... fasilitas pengenceran/pembuangan air dan meninjau catatan operasional dari pembuangan pertama," katanya.

Ia mengatakan "alarm kebocoran" berbunyi pada hari Rabu di jalur pembuangan air limbah, namun tidak ada kebocoran yang terdeteksi.

Staf "dengan cepat melakukan inspeksi lapangan sesuai prosedur pemeriksaan keselamatan dan dipastikan tidak ada kebocoran ... air yang diolah," kata pernyataan itu.

Air tersebut, setara dengan 540 kolam renang Olimpiade, telah digunakan untuk mendinginkan tiga reaktor yang mengalami krisis pada 2011, yang merupakan salah satu bencana nuklir terburuk di dunia.

Jepang mengatakan semua unsur radioaktif telah disaring kecuali tritium, yang kadarnya berada dalam batas aman dan di bawah kadar yang dilepaskan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir dalam operasi normal mereka di seluruh dunia.

Pelepasan diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun itu bertujuan memberikan ruang untuk mulai menghilangkan bahan bakar radioaktif dan puing-puing yang sangat berbahaya dari reaktor yang rusak.

Pekan lalu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida secara terbuka memakan ikan dari Fukushima sebagai upaya untuk meyakinkan konsumen, demikian pula dubes AS untuk Jepang untuk menunjukkan dukungannya.

Pemerintah Jepang juga meningkatkan paket bantuan untuk nelayan menyusul larangan impor makanan laut oleh Tiongkok, pasar ekspor ikan terbesar Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.