Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahasa Tua yang Masih Hidup Sampai Sekarang

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Bahasa Tua yang Masih Hidup Sampai Sekarang Doc: AFP/ JOHN MACDOUGALL

Ada banyak bahasa yang dulu digunakan secara luas kemudian punah seiring waktu. Namun ada sejumlah bahasa telah berhasil melakukan perjalanan dari zaman kuno hingga saat ini tanpa banyak perubahan.

Bahasa yang punah artinya kata-kata yang diucapkan tidak meninggalkan jejak fisik di dunia, jadi mengetahui asal usul bahasa manusia bisa menjadi urusan yang rumit. Bahasa juga terus berubah, dengan kata-kata dan maknanya yang berubah dan berubah setiap generasi.

Meski begitu, ada sejumlah bahasa dari zaman kuno yang masih digunakan hingga saat ini dan semuanya menjelaskan bagian menarik dari kisah manusia. Salah satu bahasa tertua yang masih digunakan sampai saat ini Ibrani.

Bahasa Ibrani adalah bahasa suci kitab suci Yahudi yang berusia lebih dari 3.000 tahun, dengan bentuk awal bahasa tersebut muncul dalam teks sekitar 1.200 SM. Awalnya bahasa ini hanya digunakan oleh para ulama, namun akhirnya menjadi bahasa sehari-hari orang Israel kuno.

Sekitar tahun 400 M, bahasa Ibrani tidak lagi menjadi bahasa lisan biasa dan hampir menjadi bahasa mati. Namun, kebangkitan Zionisme di era modern memastikan kebangkitan kembali bahasa tersebut dan kini digunakan oleh sembilan juta orang, terutama di Israel.

Menurut lamanIFL Science, bahasa Ibrani modern yang dituturkan saat ini memang berbeda dengan versi yang ada dalam kitab suci orang Yahudi. Namun ada kemungkinan untuk menemukan benang merah di antara keduanya.

Bahasa tua lain yang masih digunakan sampai sekarang adalah Sansekerta. Bahasa ini muncul dari agama di zaman kuno pada kitab suci Hindu, serta teks sejarah Buddha dan Jainisme. Teks-teks Hindu ditulis sekitar 1.200 SM, yang berarti ada catatan sejarah bahasa tersebut sejak lebih dari 3.000 tahun yang lalu.

Bahasa ini masih digunakan sampai sekarang dalam beberapa bentuk, meskipun terutama oleh para pendeta Hindu selama upacara keagamaan. Diperkirakan kurang dari 1 persen orang India yang bisa berbicara bahasa tersebut, dan hanya 14.000 orang yang menggambarkannya sebagai bahasa utama mereka.

Bahasa tua yang masih digunakan adalah bahasa Yunani. Dalam satu atau lain bentuk, bahasa Yunani telah digunakan setidaknya sejak 1300 SM. Bentuk Klasiknya sangat berbeda dengan bahasa yang digunakan saat ini di Yunani.

Sementara bahasa Arab telah memainkan peranan yang sangat penting dalam sejarah dunia. Bentuk awal bahasa Arab sudah ada sejak abad kedelapan SM, namun bahasa tersebut mengalami perubahan signifikan selama berabad-abad, terutama antara abad ketiga dan keenam Masehi. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.