Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Malaysia-Brunei Sepakat Kembangkan Ekonomi Hijau di IKN

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 00:02 WIB | Oleh:
RI-Malaysia-Brunei Sepakat Kembangkan Ekonomi Hijau di IKN Doc: ANTARA/MEDIA CENTER KTT ASEAN 2023/HARVIYAN PERDAN
Ket. BORNEO BUSINESS ROUNDTABLE 2023 I Para delegasi berfoto bersama usai Borneo Business Roundtable 2023 di Jakarta, Selasa (5/9).

JAKARTA - Pertemuan Meja Bundar Bisnis Borneo yang mempertemukan pemangku kepentingan tiga negara Asean yang berada di Borneo atau Pulau Kalimantan, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam sepakat untuk membentuk Masyarakat Ekonomi Kalimantan atau Borneo Economic Community (BEC) yang akan merangsang pembangunan ekonomi hijau di Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Diskusi hari ini akan membahas topik-topik penting, memberikan wawasan tentang Nusantara, Ibu Kota baru Indonesia yang visioner, yang akan diresmikan pada 2024, dan membayangkan kemungkinan Ibu Kota ini bagi negara tetangga dan komunitas bisnis kita," kata Ketua Asean Business Advisory Council (Asean-BAC) Indonesia, Arsjad Rasjid, dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (6/9).

Seperti dikutip dari Antara, Arsjad menjelaskan Borneo Business Roundtable (BBR) atau Meja Bundar Bisnis Borneo 2023 yang berlangsung di Jakarta tersebut menandai terselenggaranya BBR yang kedua kalinya, setelah pertemuan pertama yang sukses di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 28 April 2023.

Pada pertemuan kedua itu, perwakilan tiga negara Asean di Kalimantan secara resmi mendukung kerja sama, yang bertujuan membentuk BEC.

Gugus tugas kolaboratif yang terdiri dari perwakilan mitra BEC, kata Arsjad, akan dibentuk untuk meningkatkan kolaborasi yang bertujuan membentuk pulau yang dinamis, menjadi episentrum ekonomi hijau di Asean, yang dibangun berdasarkan tujuan pembangunan berkelanjutan bersama untuk kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan hidup, dan kesejahteraan.

"Sebagai pemimpin, CEO dan pemangku kepentingan, kita harus menciptakan lingkungan pertumbuhan inklusif dan kerja sama tanpa batas," jelasnya.

Bisnis Keberlanjutan

Sementara itu, Ketua Asean-BAC Brunei Darussalam, Haslina Taib, menjelaskan BEC berfungsi sebagai asosiasi bisnis yang inklusif dan berbasis keberlanjutan bagi perusahaan-perusahaan di Kalimantan dan para profesional di bidang-bidang yang sedang berkembang.

Namun, dia memastikan inisiatif BEC tidak terbatas pada pasar dan program yang akan menghalangi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), usaha sosial serta dan individu terampil yang juga ingin terlibat, melainkan BEC memberikan peluang inklusif bagi dunia usaha di Kalimantan.

"Kami tetap berkomitmen untuk mendorong keberlanjutan regional di Asean, mengatasi tantangan bisnis di Pulau Kalimantan, dan meningkatkan kolaborasi, baik di dalam maupun di luar Kalimantan," kata Haslina.

Sebelumnya, Arsjad menjelaskan formalisasi komunitas di Borneo akan menjadi sesuatu yang sentral untuk memastikan bahwa prioritas dan proyek warisan Asean tetap diusung, mulai dari transformasi digital sampai pembangunan berkelanjutan, perdagangan, investasi, dan lain-lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.