Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden RI Ajak ASEAN-PBB Atasi Tantangan Global

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 16:49 WIB | Oleh:
Presiden RI Ajak ASEAN-PBB Atasi Tantangan Global Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Tangkapan layar - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berbicara dalam Pertemuan Puncak (KTT) Ke-13 ASEAN-PBB di Balai Sidang Jakarta, Kamis (7/9).

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendorong aksi bersama antarbangsa, terutama antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk mengatasi tantangan global yang semakin kompleks.

"Di tengah tantangan dunia yang makin kompleks, perang dan konflik, krisis pangan, krisis energi, krisis keuangan dan bencana alam, rakyat kitalah yang paling merasakan dampaknya," kata Presiden Jokowi saat memimpin Pertemuan Puncak (KTT) Ke-13 ASEAN-PBB di Balai Sidang Jakarta, Kamis.

Pertemuan tersebut digelar dalam rangkaian acara KTT Ke-43 ASEAN yang berlangsung dari 5-7 September 2023. Indonesia memegang Keketuaan ASEAN 2023 setelah menerima tongkat estafet dari Kamboja di Phnom Penh pada November 2022.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa preambul Piagam ASEAN dan PBB sama-sama dimulai dengan "We, the peoples", yang berarti bahwa rakyat harus terus menjadi prioritas.

Di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks, Presiden menilai perlu ada aksi bersama antar-bangsa yang terkoordinasi untuk mengatasinya, baik di tingkat global yang dijalankan oleh PBB, maupun di tingkat kawasan Indo-Pasifik yang dijalankan oleh ASEAN.

Namun, Jokowi mengatakan bahwa efektivitas kerja ASEAN dan PBB sejujurnya sering terkendala oleh dinamika geopolitik yang pada akhirnya melunturkan semangat kerja sama, memudarkan semangat multilateralisme, dan digantikan dengan sistem yang diperintah oleh pihak yang kuat.

Dalam hal itu, Presiden mengatakan bahwa ASEAN dan PBB semestinya memiliki pilihan yang jelas untuk terus konsisten menyuarakan penghormatan terhadap hukum internasional sebagai landasan interaksi antar-bangsa dan paradigma kolaborasi yang inklusif.

Jokowi mendorong aksi bersama untuk mengusung agenda pembangunan yang lebih adil bagi negara berkembang, termasuk hak untuk maju dan untuk sejahtera.

Sementara itu, reformasi tata kelola global juga perlu terus digelorakan agar tetap sesuai dengan tujuan dan tepat pada waktunya.

"Mari perkuat kerja sama antara ASEAN dan PBB demi kebaikan rakyat di dunia," kata Presiden Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.