Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kualitas SDM, KBRI Tokyo Upayakan Peningkatan Kesadaran Hukum Pekerja WNI

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kualitas SDM, KBRI Tokyo Upayakan Peningkatan Kesadaran Hukum Pekerja WNI Doc: ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu
Ket. Warga melintasi jalan dekat stasiun pada saat jam pulang kerja di Tokyo, Jepang.

Tokyo - Tingkatkan kualitas SDM, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRi) Tokyo tengah mengupayakan peningkatan pendidikan tentang kedisiplinan dan kesadaran hukum bagi para pekerja warga negara Indonesia (WNI) di Jepang.

"Yang sedang coba kita lakukan bersama adalah memperbaiki proses pendidikannya," kata Duta Besar RI untuk Jepang HeriAkhmadi kepada ANTARA di Tokyo, Selasa.

Heri menuturkan upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran di antara pekerja WNI menyusul banyak kasus yang ditemukan, contohnya mencopet, tidak membayar tiket kereta dan sebagainya.

Selain itu, lanjut dia, upaya tersebut juga bertujuan melindungi pekerja WNI dari keterlibatan berbagai potensi kejahatan atau kriminalitas di Negeri Sakura itu.

"Mungkin (mereka) menganggapnya sama dengan di Indonesia, menghindari penegakan hukum karena di Indonesia dianggapnya mudah saja. Di sini tidak mudah, seperti naik kereta tidak bayar, merampok itu 'kan kebodohan yang luar biasa. Memang menyedihkan tapi harus diatasi," katanya.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan mendorong para Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang memfasilitasi pekerja WNI ke Jepang untuk memberikan pendidikan terkait kesadaran hukum, kedisiplinan dan lain-lain.

Heri mengatakan di Indonesia sudah mulai banyak LPK yang memberikan pendidikan terkait kesadaran hukum tersebut karena kondisi di Jepang berbeda dengan pelacakan yang ketat, sehingga siapa pun tidak bisa terhindar dari hukum.

Namun, dia menganggap rekam jejak para pekerja WNI di Jepang masih cenderung lebih baik dibandingkan dengan para pekerja dari negara-negara berkembang lainnya di Asia Tenggara.

Selain itu, Pemerintah Jepang juga tengah menggodok kebijakan baru, yakni mengubah status pemagang menjadi pekerja berkeahlian khsusus (specified skilled orkers), sehingga diharapkan seluruh pekerja telah memiliki sertifikat.

"Spesified skilled workeryang mempunyai sertifikat sudah lebih besar jumlahnya mencapai angka 70 ribu. Ke depan diharapkan semua pekerja yang ada di Jepang sudahcertified," katanya.

Pascapandemi COVID-19, WNI di Jepang berjumlah 67.000 orang, yang sebelumnya sempat berkurang menjadi sekitar 60.000 pada awal pandemi.

Namun, berdasarkan laporan Imigrasi Jepang pada Juni 2022, jumlah WNI di negara itu telah mencapai 83.000 orang. Dari jumlah tersebut, pekerja magang ataukenshuseitercatat naik menjadi 44.000 orang yang sebelumnya hanya 34.000.

Sementara itu, untuk kategori pekerja dengan keterampilan spesifik (specified skilled workers/SSW), jumlahnya mencapai hampir 10.000 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.