Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ada Kamera Pengintai pada Celana Dalam Agen Rahasia AS

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 14:16 WIB | Oleh:
Ada Kamera Pengintai pada Celana Dalam Agen Rahasia AS Doc: Istimewa
Ket. Kalangan intelijen AS menghabiskan 22 juta dolar AS untuk Sistem Tekstil Bertenaga Listrik dan Jaringan Cerdas (Smart Electrically Powered and Networked Textile Systems).

WASHINGTON - Pernahkah terlintas di benak anda, sebuah celana dalam berkain lembut, ternyata memiliki perangkat pengintai berteknologi tinggi, siap untuk merekam berbagai kejadian atau pembicaraan rahasia.

Extreme Tech baru-baru ini menulis bahwa komunitas intelijen Amerika Serikat telah menginvestasikan 22 juta dolar AS dalam sebuah proyek bernama SMART ePants, yang bertujuan untuk memproduksi pakaian dalam dan pakaian lain untuk melakukan operasi pengawasan. Setiap pakaian memiliki alat perekam audio, video, dan geolokasi, dan tetap dapat dicuci sepenuhnya.

Kependekan dari Sistem Tekstil Bertenaga Listrik dan Jaringan Cerdas (Smart Electrically Powered and Networked Textile Systems), SMART ePants adalah upaya pemerintah federal yang paling signifikan dalam bidang "tekstil pintar aktif," atau AST.

Pakaian ini terasa dan bergerak seperti pakaian yang dari setiap lemari, tetapi berisi rahasia bawaan yang mencatat data tanpa sepengetahuan orang lain.

Intelligence Advanced Research Projects Activity (IARPA), yang melakukan proyek penelitian unik untuk Kantor Direktur Intelijen Nasional, yakin SMART ePants dapat memiliki banyak kegunaan. Meskipun pengiriman pakaian dalam pengawasan ke lembaga "sup alfabet" di negara tersebut untuk penyelidikan penegakan hukum federal merupakan hal pertama yang terlintas dalam pikiran, IARPA menyatakan bahwa pakaian tersebut juga akan meningkatkan kemampuan responden pertama untuk mendapatkan informasi yang berguna tanpa mengganggu operasi darurat.


"IARPA bangga memimpin upaya pertama ini bagi (komunitas intelijen) dan komunitas ilmiah yang lebih luas, yang akan membawa inovasi yang sangat dibutuhkan di bidang AST," kata Dawson Cagle, manajer program dari proyek SMART ePANTS.

"Sampai saat ini, belum ada kelompok yang memberikan waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk membuat perangkat elektronik terintegrasi pertama yang dapat diregangkan, ditekuk, nyaman, dan dapat dicuci seperti pakaian biasa".

Bisa dibayangkan alasannya. Kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Amerika sudah berada pada titik terendah, dan mengenakan pakaian dalam (atau celana, kemeja, dan sebagainya) kepada polisi dan agen federal sepertinya tidak akan memperbaiki keadaan.

Ada juga kekhawatiran bahwa pakaian seperti SMART ePants dapat semakin mengikis sedikit privasi yang tersisa di Amerika. Proyek pengawasan telah mendapatkan lebih banyak perhatian dan pendanaan selama dua dekade terakhir, berkat kewaspadaan pasca 9/11 dan kemajuan teknologi.

Mengingat bagaimana proyek-proyek ini memberikan dampak yang tidak proporsional terhadap komunitas berpenghasilan rendah dan komunitas kulit berwarna, wajar jika orang Amerika khawatir hal yang sama akan terjadi pada SMART ePants (dan perangkat serupa).

IARPA, yang meniru Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan (DARPA), memiliki reputasi yang sama dengan pendahulunya: Kedua lembaga tersebut dikenal mengeluarkan banyak uang untuk proyek-proyek eksperimental yang tidak dijamin berhasil.

Hal ini mengecewakan bagi orang-orang yang memperhatikan pengeluaran pemerintah federal, namun hal ini dapat berarti kelegaan bagi mereka yang tidak tertarik dengan prospek SMART ePants. IARPA memperkirakan akan menghabiskan waktu 42 bulan ke depan untuk mengerjakan pakaian pengawasannya, meskipun tidak diketahui apakah penemuannya akan diterapkan di dunia nyata.

Memang mudah untuk berdebat mengenai apa yangharus dan tidak boleh dilakukan oleh pemerintah, namun ini adalah proyek yang dianggap tidak berguna oleh kedua belah pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.