Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Stunting, Wakil Wali Kota Makassar Ingatkan Peran Puskesmas

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 19:08 WIB | Oleh:
Cegah Stunting, Wakil Wali Kota Makassar Ingatkan Peran Puskesmas Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pemkot Makassar
Ket. Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi (kanan) berdialog dengan sejumlah warga yang membawa anaknya memeriksa di Puskesmas Pattiangalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi mengingatkan peran pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) agar senantiasa melaksanakan langkah pencegahan stunting di daerah tersebut.

"Kita tidak ingin main-main dalam penanganan stunting, karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita, sebagai generasi penerus bangsa nantinya," ujar Fatma di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad.

Menurut dia, masalah stunting bukan menjadi hal yang baru tapi telah menjadi program secara nasional dan itu diterapkan di semua daerah, termasuk Kota Makassar.

Selama ini, ia bahkan rutin turun memantau puskesmas setiap akhir pekan guna memastikan kinerja tenaga kesehatan di puskesmas serta bentuk komitmen dan keseriusan guna percepatan penurunan angka stunting.

"Tak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan saat anak sulit makan, Saat ini teknologi semakin canggih, melalui ponsel dapat diketahui berbagai cara mengolah makanan bergizi agar dapat menggugah selera makan anak-anak kita," paparnya.

Pemenuhan gizi anak, kata mantan anggota DPR RI ini menekankan, tidak selamanya harus mahal, asalkan mengandung unsur-unsur seperti protein, karbohidrat, maupun vitamin dan mineral itu sudah bisa memenuhi kebutuhannya.

"Bukan hanya sebatas itu, stunting juga dapat terjadi karena adanya infeksi berulang pada anak, sehingga para orang tua diharapkan untuk lebih intens berkunjung ke puskesmas maupun posyandu, agar tumbuh kembang anak dapat terpantau," ujarnya menambahkan.

Kepala Puskesmas Patingalloang Aminah Darwis menyampaikan untuk wilayah cakupan Puskesmas Patianggolang mencakup empat kelurahan, dan saat ini terdapat 35 orang anak stunting di mana tahun sebelumnya tercacat 49 orang anak.

"Pendampingan terus dilakukan, dengan memberikan edukasi serta kunjungan ke rumah-rumah. Selain itu dilakukan pula pelacakan stunting dengan kejar timbang, sehingga tumbuh kembang anak lebih terpantau," ujarnya.

Sebelumnya, Wawali Makassar Fatmawati Rusdi meninjau penanganan layanan kesehatan di dua puskesmas yakni Puskesmas Tarakan, di Kecamatan Wajo, dan Puskesmas Patiangalloang, di Kecamatan Ujung Tanah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.