Pemkab Bantul Tutup Wisata Air Sungai Oyo untuk Perbaikan Pengelolaan
📅 Jumat, 01 Sep 2023, 23:25 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Hery Sidik
BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menutup sementara kegiatan wisata air di Sungai Oyo kawasan Selopamioro Park, Kecamatan Imogiri, untuk melakukan perbaikan kapasitas pengelolaan destinasi wisata tersebut.
Camat Imogiri Slamet Santosa di Bantul, Kamis, mengatakan penutupan sementara itu diberlakukan mulai 30 Agustus 2023, setelah dilakukan evaluasi bersama oleh Pemkab Bantul dan pihak terkait menyusul dua kejadian kecelakaan air dalam waktu berdekatan dan menyebabkan korban meninggal.
"Pertumbuhan wisata di sekitar Sungai Oyo mengalami pasang surut, dan apapun yang terjadi adalah tanggung jawab bersama. Termasuk kejadian kecelakaan air belum lama ini menjadi bahan evaluasi agar kapasitas pengelolaan wisata di Selopamioro Park menjadi lebih baik," katanya.
Selama penutupan wisata air Sungai Oyo, diharapkan seluruh pihak terkait bisa berbenah, meningkatkan kapasitas pengelolaan, memetakan titik-titik rawan, hingga menambah rambu-rambu peringatan yang mudah dibaca pengunjung.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Bantul Yuli Hernadi mengatakan wisata air di Sungai Oyo tergolong berbahaya sehingga soal keamanan harus diperhatikan serius, karena itu peningkatan kapasitas dan keamanan wisata air harus dilakukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Standard keamanan itu wajib. Soal pelampung misalnya, semua pengunjung wajib menggunakan pelampung kalau ingin menikmati wisata air. Walaupun sudah ahli dalam berenang, pelampung itu tetap wajib," katanya.
Selain itu, kata dia, legalitas pengelolaan destinasi wisata juga betul-betul harus diperhatikan karena akan mempermudah alur pembinaan dan penyelesaian apabila ada hal-hal darurat yang terjadi di lapangan.
Sementara itu, Kasiop SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto mengatakan Sungai Oyo memiliki karakteristik yang terlihat tenang di permukaan, namun memiliki beberapa pusaran air dan arus bawah sungai yang tidak tertebak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Berdasarkan mitigasi yang kami lakukan dari 2017-2018, di sebagian Sungai Oyo memiliki pusaran air. Ini disebabkan karena adanya cadas-cadas atau batu alam yang menyebabkan rongga-rongga air di bawah. Jadi, meski permukaan air terlihat tenang, bisa menyebabkan pengunjung yang tidak hati-hati bisa tersedot pusaran air," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!