Gabon Bergolak, Pemimpin Kudeta Diangkat Jadi Presiden Transisi
📅 Kamis, 31 Agu 2023, 11:34 WIB | Oleh: Tim PenulisBongo yang tampak cemas, dalam sebuah video dari lokasi yang tidak diketahui, mengimbau "semua teman yang kita miliki di seluruh dunia... untuk bersuara" atas namanya.
"Putraku ada di suatu tempat, istriku ada di tempat lain, dan aku di kediaman dan tidak terjadi apa-apa. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Aku memanggilmu untuk bersuara keras."
Di jalan-jalan ibu kota, dan pusat ekonomi Port-Gentil, sekelompok orang terlihat bergembira merayakannya.
Di Libreville, sekitar 100 orang berteriak "Bongo keluar!" dan memuji polisi yang mengenakan perlengkapan anti huru-hara, seorang anggota stafAFP melihatnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sengketa Pemilu
Bongo pertama kali terpilih pada 2009 setelah kematian ayahnya, Omar, yang telah memerintah negara itu selama 41 tahun, dan konon ia mengumpulkan banyak kekayaan.
Pengumuman kudeta tersebut terjadi hanya beberapa saat setelah otoritas pemilu nasional menyatakan Bongo telah memenangkan masa jabatan ketiga dalam pemilu hari Sabtu dengan 64,27 persen suara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oposisi utama Gabon, yang dipimpin oleh profesor universitas Albert Ondo Ossa, menuduh Bongo melakukan "penipuan", dan menuntut agar ia menyerahkan kekuasaan "tanpa pertumpahan darah".
Pihak berwenang pada akhir pekan memberlakukan jam malam, yang kemudian diperpanjang hingga pemberitahuan lebih lanjut, dan mematikan internet secara nasional. Internet dipulihkan pada Rabu pagi setelah pidato di televisi.
Beberapa media Prancis, yang siarannya ditangguhkan selama periode penuh gejolak setelah pemilu, diizinkan untuk beroperasi kembali, menurut pernyataan dari pemimpin kudeta yang disiarkan pada hari Rabu.
Pemilu Gabon 2016 diwarnai dengan kekerasan setelah Bongo mengalahkan saingannya Jean Ping dengan hanya selisih 5.500 suara, menurut penghitungan resmi.
Pada 2018, Bongo menderita stroke yang membuatnya absen selama 10 bulan dan memicu tuduhan bahwa ia secara medis tidak layak menjabat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!