Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Wisata, Belitung Timur Serius Urus Perut Warganya

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 21:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Cuma Wisata, Belitung Timur Serius Urus Perut Warganya Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten saat menghadiri kegiatan panen raya padi yang dikelola Kelompok Tani Sawah Setia Marga, Jumat (25/07/2025).

MANGGAR - Kemandirian pangan daerah sangat penting karena berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada daerah lain, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. 

Dengan memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri, suatu daerah dapat lebih stabil secara ekonomi dan sosial, serta lebih siap menghadapi gangguan pasokan pangan. 

Pengembangan pertanian lokal dan diversifikasi pangan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, dan memberikan akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. 

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus mendorong kemandirian pangan daerah dengan meningkatkan produksi padi lokal melalui pemberdayaan kelompok tani.

“Kelompok tani adalah ujung tombak keberhasilan program pertanian berkelanjutan. Dukungan terhadap mereka sangat penting,” kata Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten di Manggar, Sabtu (26/7).

Salah satu upaya konkret dilakukan melalui panen raya padi seluas lima hektare oleh Kelompok Tani Sawah Setia Marga di Desa Jangkang, Kecamatan Dendang. Kegiatan ini menjadi bukti kontribusi petani dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di daerah.

Kamarudin mengapresiasi kolaborasi petani dengan TNI dalam meningkatkan hasil pertanian. Menurut dia, panen ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Panen ini juga berkaitan dengan berbagai program sosial yang tengah berlangsung, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penanganan kondisi darurat melalui dapur umum,” ujarnya.

Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Safta FS menegaskan pentingnya sinergi antara petani dan aparat kewilayahan dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kolaborasi ini harus terus diperkuat. Kami dari TNI AD siap mendampingi agar produksi pertanian makin optimal,” katanya.

Panen ini menjadi bagian dari strategi mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Belitung Timur, sekaligus mendukung kebangkitan sektor pertanian pascapandemi.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur, luas tanam padi pada 2024 mencapai sekitar 1.120 hektare dengan total produksi sebesar 4.800 ton gabah kering panen (GKP). Kabupaten ini juga memiliki 129 kelompok tani aktif yang tersebar di tujuh kecamatan.

Dengan demikian, kemandirian pangan daerah bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan perut, tetapi juga tentang membangun stabilitas, kesejahteraan, dan kedaulatan bangsa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.