Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Kendari Beri Latihan Keterampilan Penyelamatan Personel Damkar

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Kendari Beri Latihan Keterampilan Penyelamatan Personel Damkar Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyematkan tanda peserta diklat damkar kepada personel Dinas Damkar.

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memberikan pelatihan keterampilan bagi personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) daerah itu agar mengalami peningkatan kemampuan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, di Kendari, Selasa (23/9), mengatakan kegiatan tersebut dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) I Aparatur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan mengusung tema "Meningkatkan Kapasitas Aparatur Pemadam Kebakaran yang Memiliki Sertifikasi, Keterampilan, dan Analisis dalam Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran, dan Penyelamatan".

Ia mengatakan saat ini Kota Kendari semakin berkembang, antara lain gedung-gedung yang mulai banyak, dan perumahan di wilayah dengan sebutan "Kota Lulo" ini yang juga semakin banyak.

“Potensi terjadinya hal-hal yang tidak kami inginkan (kebakaran) bisa saja terjadi. Untuk itu Pemerintah Kota Kendari terus mendorong peningkatan kemampuan sumber daya aparatur demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” kata dia.

Dia menyebutkan adanya regulasi pemerintah pusat yang menekankan pemerintah daerah, yaitu terkait dengan standar pelayanan minimal yang sebelumnya tiga poin, saat ini menjadi tujuh poin. Standar pelayanan minimal itu, terkait dengan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, damkar, Satpol PP, sosial, dan BPBD.

“Ini adalah bentuk pertahanan dari wilayah, jadi insya allah tahun depan kami akan memfokuskan terhadap tujuh OPD tersebut,” ujarnya.

Kepala Dinas Damkar Kota Kendari Ahriawandy mengatakan pelatihan tersebut meliputi pemberian materi dan praktik yang dilaksanakan selama tujuh hari dengan diikuti 50 peserta.

"Pelatihannya itu terkait teknik pemadaman dan penyelamatan, cara menggunakan apar, vertikal resque, materi kelas yang sifatnya teori," ucap dia.

Dia menjelaskan kegiatan praktek di dua tempat, yakni Pos Damkar Boulevard dan penggunaan apar di dalam hotel di wilayah Baruga.​​​​​​

"Pematerinya ada dua, dari Kemendagri untuk teorinya dan Damkar Kota Makassar untuk praktiknya," demikian Ahriawandy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.