Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Berpesan Jangan Sampai Urusan Politik 2024 Ganggu Stabilitas Ekonomi

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jokowi Berpesan Jangan Sampai Urusan Politik 2024 Ganggu Stabilitas Ekonomi Doc: ANTARA/Indra Arief
Ket. Tangkap layar - Presiden RI Joko Widodo (kiri) saat menghadiri Pembukaan Rapimnas Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), yang dipantau secara daring dari Jakarta, Selasa (30/8/2023).

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan urusan politik terkait Pemilu 2024 jangan sampai mengganggu stabilitas ekonomi domestik yang telah terjaga dengan baik.

"Saya selalu menyampaikan jangan sampai urusan politik di 2024 mengganggu stabilitas ekonomi kita karena kalau terganggu dalam posisi dunia sulit itu kadang-kadang mengembalikannya akan sangat sulit," kata Jokowi dalam Pembukaan Rapimnas Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), sebagaimana disaksikan dari tayangan daring, Jakarta, Selasa (29/8).

Menurut Jokowi, jika stabilitas ekonomi domestik terganggu di tengah situasi global yang sulit seperti saat ini, maka upaya pemulihan yang ditempuh akan banyak terkendala. Karena itu, Jokowi berpesan agar semua pihak untuk mengutamakan kinerja dalam menumbuhkan perekonomian dalam negeri dan tidak perlu tergesa-gesa soal urusan Pemilu 2024.

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini semua negara berada dalam posisi yang tak mudah. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, negara-negara di Eropajuga berada pada posisi yang sulit, baik dari pencapaian pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan harga barang untuk menjangkar inflasi.

"Harga-harga semuanya membubung tinggi," ujar Jokowi.

Bahkan, kata Jokowi, ada satu negara di Eropa yang mengalami kenaikan harga komoditas energi seperti gas, listrik, dan bensin hingga 700 persen. Jokowi membandingkan dengan kenaikan harga energi secara tipis di Indonesia, namun bisa memancing aksi demonstrasi besar.

"Bayangkan naik 700 persen, di sini naik 10-15 persen demonya tiga bulan. Itu 700 persen, coba mau demo berapa tahun. Betapa sangat sulitnya, harga pangan naik dua kali, naik 50 persen," ujarnya.

Namun, Indonesia masih dapat menjaga inflasi di kisaran angka 3,1 persen, dan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2023 sebesar 5,17 persen. Pencapaian itu membawa Indonesia termasuk tiga terbaik dunia.

"Pertumbuhan ekonomi kita di kuartal kedua kemarin masih tumbuh 5,17 persen, termasuk tiga terbaik dunia. Ekonomi yang baik sekarang ini yang di G20 (Group of 20), Indonesia, India, danRRT. Yang lain-lain sangat berat. Sekali lagi, dunia penuh tantangan, baik itu krisis pangan, krisis energi, baik geopolitiknya," kata Jokowi.

Kepala Negara menyampaikan dirinya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Benua Afrika. Jokowi meminta masyarakat Indonesia bersyukur terutama karena tersedianya sumber daya air di dalam negeri.

"Begitu saya melihat di Afrika sekarang,kita ini patut bersyukur betul. Urusan air saja mereka sangat sulit sekali, air yang menjadi sebuah kebutuhan utama, pangan apalagi. Kita patut bersyukur betul," kata Presiden Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.