Jerman Cetak Rekor Kapasitas Tenaga Surya 1,2 GW di Bulan Juli
📅 Minggu, 27 Agu 2023, 15:45 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Istimewa
Badan Jaringan Federal (Bundesnetzagentur) mengungkapkan, Jerman berhasil menambah kapasitas tenaga surya baru mencapai 1,2 GW pada bulan Juli, berkontribusi pada ekspansi 7,69 GW dalam total kapasitas PV baru untuk tujuh bulan pertama tahun 2023. Jumlah itu menjadi rekor bulanan baru, sehingga total kapasitas tenaga surya yang beroperasi melonjak menjadi 75,17 GW.
Dalam tujuh bulan pertama tahun 2023, instalasi tenaga surya baru di seluruh negeri mencapai 7,69 GW dengan tiga negara bagian, seperti Bavaria, Baden-Wuerttemberg, dan North Rhine-Westphalia yang masing-masing mengerahkan lebih dari 1 GW pada periode tersebut, menurut data dari Federal Network Agency.
Dilansir dari PV Magazine, penambahan kapasitas baru pada bulan ini dibandingkan dengan 1.160 MW tenaga surya pada bulan Juni dan 535 MW tenaga surya pada bulan Juli 2022.
Daya PV yang baru dipasang untuk tujuh bulan pertama tahun ini mencapai 7,69 GW, yang mendekati target 9 GW yang ditetapkan oleh pemerintah Jerman untuk tahun ini. Namun, untuk mencapai target 215 GW pada tahun 2030, lebih dari 1.571 MW harus dipasang per bulan. Kapasitas terpasang kumulatif tenaga surya di negara ini telah melampaui 75,17 GW pada akhir Juli.
Jika tingkat penggunaan energi surya saat ini terus berlanjut, Jerman berada di jalur yang tepat untuk melampaui target 9 GW untuk tahun ini, tetapi masih perlu mempercepat instalasi bulanan hingga 1,5 GW untuk mencapai target energi terbarukan tahun 2030. Untuk mencapai tujuan ini, pemerintah Jerman minggu lalu menyetujui sebuah paket tindakan legislatif yang dimaksudkan untuk mempercepat ekspansi dan mengurangi birokrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagian besar pembangkit listrik tenaga surya yang diluncurkan pada bulan Juli adalah bersubsidi - 729,2 MW sistem atap dan 212,7 MW fasilitas yang dipasang di tanah. Sekitar 256 MW dari total kapasitas tersebut berasal dari instalasi bebas subsidi, di mana 226,1 MW di antaranya adalah taman surya yang dipasang di tanah.
Angka-angka untuk bulan-bulan sebelumnya telah direvisi untuk mencerminkan kapasitas yang lebih tinggi.
Tidak seperti energi surya, ekspansi angin darat kembali melambat di bulan Juli dengan kapasitas terpasang baru sebesar 206 MW, turun dari 350 MW di bulan sebelumnya. Pada akhir Juli, Jerman memiliki 29.486 turbin angin yang beroperasi dengan total kapasitas 59,56 GW.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai informasi, pembangkit listrik tenaga surya adalah sistem yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik menggunakan panel surya. Panel surya terdiri dari sel fotovoltaik yang menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik melalui efek fotovoltaik. Energi listrik yang dihasilkan dapat digunakan untuk memasok listrik pada rumah tangga, bisnis, atau infrastruktur lainnya.
Pembangkit listrik tenaga surya memiliki beberapa keuntungan. Pertama, sumber energinya yang tidak terbatas dan dapat diperbarui menjadikannya ramah lingkungan. Selain itu, sistem tenaga surya memiliki sedikit atau bahkan tidak ada emisi gas rumah kaca, sehingga membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Selain itu, penggunaan panel surya dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil yang terbatas dan mahal.
Namun, pembangkit listrik tenaga surya juga memiliki beberapa keterbatasan. Produksi energi tergantung pada intensitas sinar matahari, sehingga bisa bervariasi seiring dengan musim atau cuaca. Selain itu, biaya awal yang tinggi untuk instalasi panel surya sering menjadi tantangan, meskipun biaya ini cenderung turun seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya adopsi panel surya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!