PBB Mengutuk Serangan 'Keji' Rusia di Kota Bersejarah Ukraina
📅 Minggu, 20 Agu 2023, 10:12 WIB | Oleh: Tim PenulisIryna, seorang bartender berusia 24 tahun di Chernihiv, mengatakan kepada AFP, "Ada asap, jeritan, orang-orang berlarian, menangis, merintih. Kami lari ke tempat penampungan ketika semuanya terjadi dan duduk di sana."
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan itu menghantam lapangan yang menampung "universitas politeknik, teater".
"Sabtu biasa, yang mengubah Rusia menjadi hari yang penuh penderitaan dan kehilangan," katanya, setelah kedatangannya di Swedia.
Zelensky berada di Swedia untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Ulf Kristersson, dan untuk menyelesaikan kesepakatan tentang "produksi bersama kendaraan tempur CV90 di Ukraina," kata pemimpin Ukraina itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka juga membahas pilot Ukraina yang berpartisipasi dalam uji coba jet tempur Gripen Swedia, katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!