Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lebak: Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 16:30 WIB | Oleh:
Pemkab Lebak: Waspada Kebakaran di Musim Kemarau Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Kepala Badan Satuan Polisi dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak Dartim.

LRBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten meminta warga masyarakat di daerah ini agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran permukiman menyusul tibanya musim kemarau.

"Kami mencatat 30 rumah dan pondok pesantren dari Januari sampai awal Agustus 2023 mengalami kebakaran dengan total kerugian Rp2,6 miliar dan tidak ada korban jiwa," kata Kepala Badan Satuan Polisi dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak Dartim di Lebak,Jumat.

Pemerintah Kabupaten Lebak telah mengeluarkan peringatan dini sehubungan kemarau panjang yang berpotensi meningkatnya kasus kebakaran pemukiman dan kawasan hutan dan lahan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak kemarau El Nino pada Agustus -September 2023.

Karena itu, masyarakat dapat mencegah terjadi kebakaran di pemukiman padat penduduk dengan melakukan pemeriksaan kabel aliran listrik agar tidak mengakibatkan korsleting arus pendek yang bisa memicu percikan api.

Selain itu juga masyarakat di terik matahari dengan suhu dirasakan panas agar tidak membakar barang- barang yang mudah terbakar.

Sebab, barang-barang mudah terbakar jika ada tiupan angin bisa meluas ke tempat lain dan bisa mengakibatkan kebakaran hebat.

Masyarakat juga yang membuka ladang agar tidak melakukan pembakaran bekas limbah rerumputan yang kering juga tidak membuang puntung rokok ke semak-semak belukar, karena bisa menimbulkan kebakaran kawasan hutan.

Namun, hingga kini kebanyakan kebakaran di permukiman masyarakat akibat korsleting listrik.

"Kami minta aparatur kecamatan,desa/kelurahan dapat menyampaikan pada masyarakat agar melakukan pencegahan kasus kebakaran pada musim kemarau,"katanya menjelaskan.

Menurut dia, peringatan dini kebakaran guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material cukup besar.

Selama ini, kasus kebakaran di pemukiman ditangani dengan baik setelah menerima laporan dari masyarakat.

Pihaknya menangani kebakaran tersebut dengan melibatkan tujuh unit kendaraan pemadam kebakaran dengan personel sebanyak 26 orang.

Beruntung, kata dia, wilayah Kabupaten Lebak tidak memiliki gedung tinggi, sehingga mereka petugas mampu menangani kasus kebakaran tersebut.

"Kita begitu menerima laporan adanya kebakaran dan langsung petugas terjun ke lokasi untuk melakukan pemadaman," kata Dartim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.