Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkat Kesuburan di Tiongkok Turun ke Rekor Terendah pada 2022

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkat Kesuburan di Tiongkok Turun ke Rekor Terendah pada 2022 Doc: SCMP/AP
Ket. Pihak berwenang di seluruh Tiongkok berusaha membuat warganya memiliki anak, tetapi besaran insentif sangat berbeda di berbagai kota.

HONG KONG - Tingkat kesuburan di Tiongkok diperkirakan turun ke rekor terendah 1,09 pada 2022, National Business Daily melaporkan, Selasa (15/8). Angka yang mengejutkan ketika pemerintah Tiongkok mencoba meningkatkan jumlah kelahiran baru di negara itu.

Media yang didukung pemerintah itu mengatakan, angka yang dikeluarkan Pusat Penelitian Kependudukan dan Pembangunan Tiongkok menempatkan negara Tirai Bambu itu sebagai negara dengan tingkat kesuburan terendah di antara negara-negara dengan populasi lebih dari 100 juta.

Tingkat kesuburan di Tiongkok telah menjadi yang terendah di dunia bersama Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura.

Prihatin dengan penurunan populasi pertama Tiongkok dalam enam dekade dan populasinya yang menua dengan cepat, Beijing mencoba berbagai langkah untuk menaikkan angka kelahiran, termasuk memberikan insentif keuangan dan fasilitas perawatan anak yang lebih baik kepada warganya.

Presiden Xi Jinping pada bulan Mei memimpin pertemuan untuk mempelajari masalah tersebut.

Tiongkok mengatakan akan fokus pada pendidikan, sains dan teknologi untuk meningkatkan kualitas populasi dan berusaha mempertahankan tingkat "kesuburan sedang" untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Biaya pengasuhan anak yang tinggi dan harus menghentikan karier, membuat banyak wanita menunda memiliki lebih banyak anak atau menunda sama sekali.

Diskriminasi gender dan stereotip tradisional tentang perempuan yang merawat anak-anak mereka masih tersebar luas di seluruh Tiongkok.

Pihak berwenang dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan retorika tentang berbagi tugas mengasuh anak, tetapi cuti paternitas masih terbatas di sebagian besar provinsi.

Asosiasi Keluarga Berencana Hong Kong mengatakan dalam rilis terpisah pada Selasa bahwa jumlah wanita tanpa anak di wilayah administrasi khusus Tiongkok meningkat lebih dari dua kali lipat dari lima tahun lalu menjadi 43,2 persen pada 2022.

Persentase pasangan dengan satu atau dua anak juga turun. Sementara jumlah rata-rata anak per wanita turun dari 1,3 pada 2017 ke rekor terendah 0,9 pada 2022, menurut surveinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.