Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengiriman Bantuan Pangan ke Papua Terus Dioptimalkan

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 01:09 WIB | Oleh:
Pengiriman Bantuan Pangan ke Papua Terus Dioptimalkan Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah berupaya mengoptimalkan pengiriman bantuan pangan ke daerah yang terdampak bencana alam di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, antara lain dengan memperbaiki lapangan terbang dan membangun gudang pangan.

"Pemerintah membenahi lapangan terbang di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, untuk memudahkan pengiriman bantuan pangan," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, usai menghadiri upacara penganugerahan Tanda Bintang Kehormatan, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/8).

Seperti dikutip dari Antara, Muhadjir mengatakan selain itu pemerintah memperpanjang landasan pacu lapangan terbang di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, agar bisa didarati oleh pesawat Hercules, yang dapat digunakan untuk mengangkut lebih banyak bantuan pangan dan bahan bangunan.

"Karena Bandara Sinak ini bisa menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk yang di luar Kabupaten Puncak, di antaranya ke Puncak Jaya, Lani Jaya, dan Intan Jaya," kata Muhadjir.

Menurut dia, perbaikan Bandara Sinak ditargetkan selesai dalam tiga bulan. Setelah perbaikan bandara selesai, pemerintah akan memperbaiki infrastruktur darat untuk memperlancar dan mempersingkat pengiriman bantuan ke berbagai distrik di Papua Tengah.

"Kalau nanti jalur darat (sudah terbangun) dimulai dari Sinak kemudian ke ibu kota Kabupaten Puncak Jaya dan ke Agandugume yang daerah lembah itu, nanti semua bisa lewat darat sehingga tidak perlu lagi pesawat karavan kecil-kecil," kata Muhadjir.

Gudang Pangan

Di samping itu, sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun gudang pangan di Kabupaten Puncak untuk mendukung penyaluran bantuan pangan ke daerah yang terdampak bencana.

"Presiden Joko Widodo juga setuju nanti ada penempatan tenaga keamanan permanen, pasukan statis di sana. Mungkin melalui pemandu teritorial seperti Koramil atau Polsek karena memang seharusnya begitu," kata Muhadjir.

Setelah perbaikan infrastruktur dan penempatan petugas keamanan permanen, dia mengatakan ongkos pengiriman bantuan yang mencapai mencapai 35 juta rupiah untuk sekali penerbangan menggunakan pesawat Caravan nantinya bisa dihemat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.