Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Golo Koe, Wujud Persatuan dalam Balutan Atraksi Wisata Religi dan Budaya

📅 Minggu, 13 Agu 2023, 14:15 WIB | Oleh:
Festival Golo Koe, Wujud Persatuan dalam Balutan Atraksi Wisata Religi dan Budaya Doc: Istimewa
Ket. Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara di Kawasan Marina Waterfront City Labuan Bajo.

JAKARTA - Kolaborasi antara Keuskupan Ruteng bersama Pemkab Manggarai Barat, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf), dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggelarFestival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara kembali hingga 15 Agustus mendatang di Kawasan Marina Waterfront City Labuan Bajo.

"Kami targetkan puluhan ribu umat katolik dan wisatawan juga turut hadir dalam festival ini. Selain itu pekan pameran dalam festival tahun ini juga akan diikuti oleh 152 UMKM dari tiga kabupaten di Keuskupan Ruteng yaitu Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur yang berasal dari berbagai paroki, lembaga, komunitas, etnis, dan religius," kata Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.

Pria yang juga merupakan Ketua Umum Festival Golo Koe 2023 menjelaskan, gelaran Festival Golokoe ini ke depannya akan didorong untuk masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga promosi untuk event ini bisa sampai ke skala yang lebih luas.

Yulianus mengatakan seiring dengan ditetapkannya Tahun Pastoral Ekonomi Berkelanjutan 2023, yang mengusung tema Ekonomi SAE: Sejahtera, Adil, dan Ekologis yang juga menjadi tema dalam Festival Golo Koe Tahun ini, komitmen Keuskupan Ruteng terhadap masyarakat diwujudkan melalui berbagai konten sosial budaya dalam balutan pekan seni budaya yang menampilkan keunikan dan kekayaan kultur di Manggarai Raya, Flores, dan Indonesia pada umumnya.

"Festival Golo Koe sudah kami koordinasikan dengan Kementerian Parekraf dan direncanakan tahun depan event ini bisa masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) sehingga promosi untuk event ini bisa sampai ke skala yang lebih luas," katanya.

Selain itu, kataYulianus,kegiatan ekologis sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan berupa penanaman bakau di laut dan penanaman pohon-pohon di sekitar Labuan Bajo serta kegiatan sosial berupa pembagian sembako bagi kelompok rentan dan alat tulis bagi anak sekolah.

Menurut Romo Martin Cen, Pr. Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng, Gelaran Festival Golokoe 2023 juga diharapkan memberi dampak bagi pergerakan ekonomi melalui keterlibatan UMKM, okupansi hotel, pasar kuliner, transportasi, hingga jasa lainnya.

"Pada penyelenggaraan Festival Golokoe tahun sebelumnya masyarakat memperoleh manfaat melalui penjualan hasil tani seperti sayur dan buah-buahan organik dalam skala besar. Selain itu, ada juga dampak kultural khususnya bagi anak-anak untuk mengenal lebih luas lagi budaya Manggarai. Lebih dari itu semua adalah dampak persaudaraan dan persatuan bagi umat," katanya.

Jelang gelaran Festival Golokoe 2023, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina menyampaikan dukungan atas penyelenggaraan event tahunan ini.

Menurut Shana, Festival Golo Koe ini merupakan cerminan dari pariwisata inklusif. Pihaknya juga melihat bahwa Festival Golo Koe merupakan jejaring pertemuan dan kolaborasi antara komunitas, yang mana ini merupakan kekuatan utama dalam konsep pariwisata inklusif yang muncul dari akar rumput.

"Pariwisata Labuan Bajo menjadi jiwa semua elemen, stakeholder, dan masyarakat, dimana semua berpartisipasi aktif dan mengambil bagian untuk tujuan bersama yang lebih besar. Festival Golo Koe sebagai simbol toleransi dan keberagaman Labuan Bajo sebagai pintu pariwisata NTT. Event ini juga menunjukkan potensi kebudayaan khas, produk lokal, dan menghubungkan rantai pariwisata yang dinikmati manfaatnya sampai ke pelosok," katanya.

Berikut adalah beberapa agenda besar dalam Festival ini, yaitu Festival Parade Etnik dan Tarian Kolosal Tiba Meka, Konser Musik, Pentas Seni Nuca Lale, Pameran Ekraf, Kegiatan Sosial Karitatif, Ziarah dan Ibadat, Prosesi Akbar dan Ekaristi Agung Maria Assumpta Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Eks Ketua Ombudsman Jalani ...

Yukkk Ikuti Acara Unik: Bakar Pisang Raja di Kota Tua

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Yukkk Ikuti Acara Unik: Bak...

Ini Alasan Lisa BLACKPINK Terjun ke Dunia Akting

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
Ini Alasan Lisa BLACKPINK T...
Nasional
Kementerian UMKM Apresiasi ...
Megapolitan
Memperbaiki Udara Jakarta, ...
Megapolitan
Blok M Diharapkan Menjadi...

Jakarta Terus Berupaya Memperbaiki Udara

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Memp...
Megapolitan
Sumber Daya Hayati Berkelan...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.