Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya Pastikan 2026 Ada Perekrutan Calon Taruna PTDI-STTD

📅 Senin, 12 Jan 2026, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya Pastikan 2026 Ada Perekrutan Calon Taruna PTDI-STTD Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya Yudha D Daby diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Perhubungan setempat memastikan tahun 2026 ada perekrutan calon taruna Politeknik Transportasi Darat Indonesia–Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) yang berada di Bekasi, Jawab Barat.

Pengiriman calon taruna PTDI-STTD tersebut dilakukan oleh Pemkab Jayawijaya telah dimulai sejak tahun ajaran tahun 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, Yudha D Daby, di Wamena, Minggu (12/1), mengatakan pendidikan unggulan merupakan program unggulan dari Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Elopere dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda di daerah.

“Kami perjuangkan sekolah kedinasan sejak lama, dan tahun lalu di kepemimpinan bupati dan wakil bupati Jayawijaya saat ini barulah terwujud. Maka tahun ini kami pastikan akan ada lagi perekrutan kedua bagi generasi muda asli Kabupaten Jayawijaya,” katanya.

Menurut dia, ini merupakan langkah awal dalam mendorong percepatan pembangunan SDM Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya.

“Kami tahun lalu mengirimkan dua putra-putri terbaik Kabupaten Jayawijaya untuk menimba ilmu di PTDI-STTD yakni Agustina Daby dan Zakarias Walalua,” ujarnya.

Dia menjelaskan calon taruna yang dikirim akan menempuh pendidikan Diploma Empat atau D4 di PTDI-STTD Bekasi selama empat tahun.

“Ini merupakan program unggulan dari Bupati dan wakil bupati Jayawijaya dalam meningkatkan SDM generasi muda di sini sehingga mereka kembali dapat mengabdi di daerah ini,” katanya.

Dia menambahkan sekolah PTDI-STTD Bekasi, Jawa Barat merupakan sekolah ikatan kedinasan yang berfokus kepada peningkatan SDM angkutan darat yang taruna atau mahasiswa telah memiliki ikatan dinas atau berstatus sebagai aparatur sipil negara atau ASN.

“Calon taruna telah terikat kedinasan sehingga setelah selesai langsung di tempatkan sebagai ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya. Kami berharap mereka dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu sehingga dapat kembali dan mengabdi di Jayawijaya,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.