Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PMK: Sektor Maritim Harus Lebih Optimal

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 01:15 WIB | Oleh:
Menko PMK: Sektor Maritim Harus Lebih Optimal Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/Tangkapan Layar
Ket. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyebut sektor maritim di Indonesia masih belum optimal. Padahal Presiden RI, Joko Widodo telah menjadikannya sebagai program prioritas sejak periode pemerintahan pertama.

"Presiden sejak periode pertama beliau untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim ini, menurut saya belum optimal kesungguhan kita dan juga belum maksimal pencapaiannya," ujar Muhadjir, dalam Seminar Nasional Transformasi Peradaban Bahari Menuju Indonesia Emas 2045, di Jakarta, Jumat (11/8).

Dia menyebut, dari sisi penganggaran belum ada pembahasan seacara detail terkait sektor kemaritiman. Menurutnya, sektor maritim harus menjadi prioritas dengan membangun ekonomi bahari demi mewujudkan visi Indonesia 2045.

"Jadi masih perlu kerja keras ke depan untuk bagaimana betul-betul menjadikan Indonesia sebagai poros maritim," jelasnya.

Potensi Maritim

Muhadjir mengungkapkan, Indonesia sebagai poros maritim merupakan target yang realistis. Menurutnya, banyak potensi maritim di Indonesia yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Dia menyebut, Indonesia memiliki Jalur Rempah yang bisa diberdayakan seperti halnya Jalur Sutra di Tiongkok. Selain itu, setelah adanya Deklarasi Djuanda ndonesia juga memiliki Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) sebagai batas wilayah Indonesia.

"Dulu orang boleh lewat seenaknya itu karena itu sudah bukan wilayah Indonesia. Nah sekarang dia tidak boleh harus izin kita karena itu kita sekarang punya ALKI ya," katanya.

Muhadjir menyebut, sektor pendidikan kemaritiman juga harus ikut mendorong terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim. Baik perguruan tinggi maupun SMK harus tersertifikasi agar lulusan yang terampil dan bisa bekerja dengan pendapatan yang layak.

"Jadi seumur-umur lulusan SMK kelautan kalau bekerja di kapal jadi anak buah kapal terus sampai tua. Karena dia tidak memiliki sertifikat, tetapi keterampilannya tidak kalah dengan mereka yang bersertifikat," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.