Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Literasi Digital Kunci Sukses IKM Cari Peluang

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Literasi Digital Kunci Sukses IKM Cari Peluang Doc: ANTARA/Pamela Sakina
Ket. Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian, Yedi Sabaryadi (kiri), bersama Vice President of Physical Goods Tokopedia, David Kartono (kanan) pada pembukaan ajang penghargaan “Terbukti NYAM! Awards” di Tokopedia Tower, Karet Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2023).

Jakarta - Direktur Industri Kecil Menengah, Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian Yedi Sabaryadi menyebut bahwa literasi digital menjadi kunci keberhasilanIKMdalam mencari peluang bisnis, terutama bagisektor makanan dan minuman.

"Salah satu elemen kunci keberhasilan dalam memanfaatkan peluang adalah peningkatan literasi digital, ini sangat penting karena dapat meningkatkan kinerja bisnisnya," kata Yedidi salah satu ajang penghargaan di Jakarta, Jumat.

Yedi mengatakandi era globalisasi saat ini, kemampuan adaptasi dalam digitalisasi dapat membuat IKM cerdik membaca peluang, tren, hingga kebutuhan pasar, tidak hanya dalam negeri, namun, hingga ke taraf global. Pemasaran produk IKM kini menjadi semakin mudah dan luas, salah satunya dengan melalui platform lokapasar.

Platform itu,Yedimenjelaskan, perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh IKM lokalmengingat pengguna aktif internet Indonesia pada tahun 2022 mencapai hampir 210,6 juta orang, dan nilai transaksi uang elektronik menurut data Bank Indonesia pada tahun 2022 melejit hingga Rp399,6 triliun.

"Angka ini tumbuh sebesar 30,84 persen dibanding tahun 2021, dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga Rp495,2 triliun pada tahun 2023 di mana paling banyak digunakan masyarakat untuk berbelanja daring," kata Yedimenambahkan.

Yedi mengatakan transformasi digital IKM, utamanya sektor makanan dan minuman, dapat berujung pada pertumbuhan ekonomi negara. Selama ini sektor tersebut menjadi tulang punggung Indonesia.

Pada triwulan pertama tahun 2023, sektor industri makanan dan minuman menyumbang hampir 38,61 persen dari nilai Produk Domestik Bruto (PDB), atau sekitar 6,47 persen dari total PDB nasional. Dari nilai tersebut, sebagianmerupakan kontribusi IKM makanan dan minuman, yang berjumlah sekitar 1,66 juta unit usaha.

"Transformasi digital ini juga membantu Indonesia mencapai misi sebagai negara ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2045," ujar Yedi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.