Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tangsel Pertahankan Pegawai Honorer

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangsel Pertahankan Pegawai Honorer Doc: ANTARA/HO-Diskominfo
Ket. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

TANGERANG - Di tengah polemik keberadaan pegawai honorer dan malah banyak pemda akan menghapus, namun Tangerang Selatan justru mempertahankannya. Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel),Benyamin Davnie, menegaskan bahwa tidak akan menghapus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) atau pegawai honorer.

"Saya selaku kepala daerah Tangerang Selatan akan usulkan ke pemerintah pusat agar mereka diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK," kata Benyamin, Rabu. Bahkan, Wali Kota Benyamin menegaskan Tangsel telah menjamin status tenaga honorer melalui kebijakan alokasi anggaran melalui APBD.

"Saya sudah mengalokasikan anggaran APBD 2024 untuk gaji, honorarium, dan insentif bagi para tenaga kerja sukarela ini. Semangat untuk bekerja selama 13 bulan. Bahkan, saya juga sudah menyiapkan untuk Lebaran," tambahnya.

Benyamin menjelaskan pegawai yang bekerja dengan disiplin dan mengikuti aturan sesuai dengan perundang-undangan maka tidak akan ada pemecatan. Apalagi untuk menghapus semua tenaga honorer Tangerang Selatan, tidak ada itu. "Kecuali mereka tidak disiplin, melanggar aturan, dan seterusnya," tegasnya.

Maka, Benyamin minta kepada TKS tak perlu khawatir akan keberlangsungan mereka dalam bekerja karena kebijakan Pemkot Tangsel menjamin itu semua. "Oleh karenanya sekarang jaga sikap, attitude, akhlak, adab, disiplin, loyalitas, harmonisasi, persatuan dan kesatuan di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Saya tidak butuh pegawai yang aneh-aneh kerjanya," tandas Benyamin Davnie.

Afirmasi

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas, mengatakan reformulasi seleksi PPPK teknis adalah bentuk afirmasi yang diberikan pemerintah kepada peserta eks tenaga non-ASN atau honorer yang selama ini telah mengabdi.

"Setiap kebijakan yang dikeluarkan mempertimbangkan berbagai aspek yang komprehensif. Hal itu diharapkan berdampak tepat kepada seluruh pihak. Tentu belum bisa menyenangkan semua pihak," kata Azwar Anas, pekan lalu.

Dia mengatakan kebijakan reformulasi dalam seleksi PPPK teknis 2022 telah melalui proses pembahasan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta instansi terkait.

Namun, Azwar Anas menegaskan bahwa pada prinsipnyaKemenpanRB mengoptimalkan proses reformulasidengan afirmasi kepada peserta eks THK-II atau peserta tenaga non-ASN atau honorer yang telah memiliki rekam jejak pengabdian di setiap instansi pemerintah.

Dia menegaskan bahwa pada prinsipnya setiap warga negara memiliki hak dan kesempatan sama untuk mengikuti seleksi CASN sepanjang memenuhi syarat.
"Teman-teman yang belum lulus, kami berharap jangan berkecil hati. Masih ada seleksi tahun ini," tuturnya.

Azwar berjanji mengupayakan terobosan kebijakan dalam pengadaan ASN. Hal ini termasuk dari sisi soal seleksi agar relevan dengan perkembangan zaman, namun tetap memenuhi kualifikasi kebutuhan suatu formasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.