Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Kampung Siaga' untuk Cegah Tawuran

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 05:23 WIB | Oleh:
'Kampung Siaga' untuk Cegah Tawuran Doc: ANTARA/HO-Polsek Jagakarsa
Ket. Perwakilan tiga pilar yaitu Camat, Kapolsek, Danramil saat mendeklarasikan 'Kampung Siaga' di Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2023).

JAKARTA - Mengingat tawuran di Jakarta tidak pernah surut dan malah menjadi-jadi, warga Kelurahan Lenteng Agung dan Kelurahan Kebagusan bersama kecamatan, Polsek, Koramil, lurah, pengurus RW dan RT mendeklarasikan "Kampung Siaga", Selasa (8/8). Tujuannya pendirian kampung siaga untuk mencegah tawuran di wilayah Jakarta Selatan.

Hal tersebut dilakukan karena dalam kurun waktu sebulan terakhir sudah terjadi 10 kali tawuran di RW 01 Lenteng Agung yang berbatasan dengan RW 03 Kelurahan Kebagusan, Jagakarsa. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kita dapat mencegah aksi tawuran di wilayah ini," ujar Camat Pasar Minggu, Arief Wibowo, yang ikut serta memberikan sambutanpada pertemuan tersebut.

Arief menjelaskan masalah tawuran ini harus dilakukan dari tingkat bawah. Peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya sangatlah penting. Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra minta anak muda di wilayah tersebut jangan mau diajak tawuran.

"Saya minta kepada anak-anak muda di sini tidak usah ikut-ikutan melihat Instagram ajak tawuran. Jangan mau diajak untuk bertemu dan tawuran. Kalausudah ada korban, yang rugi orang tua. Kalau ditangkap polisi baru orang tua datang," katanya.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Rusit Malaka, mengimbauorang tua lebih peduli terhadap kegiatan anak-anaknya termasuk penggunaan telepon seluler (ponsel).

"Orang tua harus kepo kepada anaknya. Tanya mau ke mana ketika dia pergi. Tegas katakan untuk tidak menggunakan ponsel saat sudah larut malam," katanya.

Rusit juga minta kepada RW, RT dan Bhabinkamtibmas untuk benar-benar menjalankan program ini. Kegiatan ini jangan tinggal sekadar seremonial. Sedangkan Danramil Pasar Minggu, Mayor Sugianto, menambahkan, wilayah Lenteng Agung dan Kebagusan saling berdampingan merupakan permukiman padat. Kondisi ini harus diketahui dulu tipologi wilayahnya agar dapat melakukan cegah dini dan tangkal dalam persoalan tawuran.

Pemprov DKI juga bertindak tegas terhadap pelaku tawuran. Bantuan sosial pendidikan pelajar yang terlibat tawuran benar-benar dicabut. Ini tidak hanya merugikan murid itu sendiri, tetapi juga orang tua. Sebab dengan dicabutnya Kartu Jakarta Pintar, maka orang tua harus mengeluarkan uang untuk pendidikan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.