Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Melemah Lanjutan

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 08:49 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Lanjutan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah lanjutan pada tengah pekan ini. Penguatan indeks dollar AS akibat dampak komentar hawkish dari Federal Reserve (The Fed) makin membebani rupiah.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo menilai komentar hawkish dari The Fed makin memperkuat dollar AS setelah Gubernur Fed Bowman mengatakan bahwa peningkatan suku bunga tambahan kemungkinan diperlukan untuk membuat inflasi turun ke target dua persen. Menurut Sutopo, sentimen tersebut masih berlanjut, hari ini (9/8).

Karenanya, Sutopo memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (9/8), bergerak di kisaran 15.200-15.250 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Selasa (8/8), ditutup melemah 0,21 persen atau 33 poin dari sehari sebelumnya menjadi 15.218 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara BWS Rully Nova menyatakan pelemahan tersebut dipengaruhi pelemahan data perdagangan Tiongkok. "Ekspor dan impor Tiongkok mengalami pertumbuhan minus masing-masing sebesar 14,5 persen (untuk ekspor) dan 12,4 persen (untuk impor)," ujar dia di Jakarta.

Selain itu, pengaruh lain yang menyebabkan pelemahan rupiah adalah antisipasi data inflasi AS yang akan dirilis pada Kamis (10/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.