Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ruas Tol Cigombong-Parungkuda Beroperasi

📅 Selasa, 08 Agu 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ruas Tol Cigombong-Parungkuda Beroperasi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Ruas Jalan Tol Bocimi.

BOGOR - Masyarakat sudah dapat menggunakan Tol Bocimi ruas Cigombong-Parungkuda. Bahkan, pembukaan ruas ini dimajukan sehari dari rencana Senin (7/8) menjadi Minggu (6/8).

"Karena tingginya minat pengguna jalan tol ini, kami mengambil kebijakan untuk mengoperasionalkanlebih awal mulai Minggudari rencana Senin," kata Site Quality Safety Health Environment Manager PT Waskita Karya,Aswin Januar, di Bogor.

Menurut Aswin, percepatan operasi ruas Jalan Tol Cigombong-Parungkuda karena setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi, Jumat (4/8), kendaraan yang datang dari arah Jabodetabek menuju Sukabumi meningkat signifikan. Untuk dua pekan ke depan, seluruh kendaraan yang masuk Jalan Tol Bocimi Sesi II (Cigombong-Parungkuda) masih gratis, sedangkan yang menggunakan jalur tol sesi I dikenai tarif 14 ribu.

Pengoperasianjalur sesi II diharapkan bisa mengurai kepadatan kendaraan di jalan utama Bogor-Sukabumi. Apalagi sejak Sabtu volume kendaraan yang keluar dan masuk Sukabumi meningkat. Dari pantauan di lokasi terjadi kemacetan panjang di jalur utama Bogor-Sukabumi dari Kecamatan Cicurug hingga Cibadak.

Sementara itu, pengendara mobil dari Tangerang, A Handoko, mengatakan berangkat dari Tangerang menuju Kota Sukabumi sekitar pukul 08.00 WIB Sabtu dan sampai lokasi pukul 15.00 WIB atauselama tujuh jam. Awalnya, dia mengira ruas Tol Bocimi Sesi II telah dibuka, namun baru dapat info dibuka Senin(7/8).

"Sejak keluar pintu tol Cicurug arus lalu lintas sudah padat. Dari Cicurug hingga Parungkuda memakan waktu hingga dua jam, sedangkan dari Parungkuda ke Cibadak mencapai satu jam lebih," katanya. Hampir sepanjang jalan, kendaraan roda empat atau mobil pribadi yang masuk wilayah Sukabumi rata-rata berpelat B.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.