Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Universitas Jember dan Jerman Jajaki Kerja Sama Bidang Kesehatan

📅 Senin, 07 Agu 2023, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Universitas Jember dan Jerman Jajaki Kerja Sama Bidang Kesehatan Doc: ANTARA/HO-Humas Unej
Ket. Puluhan mahasiswa didampingi dosen siap bertolak ke Jerman di Kampus Universitas Jember, Sabtu (5/8/2023).

JEMBER - Universitas Jember, Jawa Timur menjajaki kerja sama bidang kesehatan dengan universitas di Jerman seiring dengan rencana pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) di kampus setempat.

"Kami jajaki kerja sama dengan perguruan tinggi kesehatan di Jerman. Tugas itu kami lakukan seiring dengan pembangunan RSPTN Universitas Jember yang akan mulai dibangun akhir tahun ini," kata Wakil Rektor II Universitas Jember Prof. Sri Hernawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember, Senin (7/8).

Sri Hernawati didampingi Dekan Fakultas Kedokteran juga membawa sebanyak 23 mahasiswa Fakultas MIPA dan Fakultas Teknik (FT) yang akan menimba ilmu di Flensburg University of Applied Sciences untuk belajar marine bioengineering and biotechnology dengan didampingi tiga dosen pembimbing yang dipimpin oleh Dr. rer nat. Kartika Senjarini.

"Beberapa perguruan tinggi kesehatan yang akan kami kunjungi di antaranya adalah Lubeck Medical School dan Ulm Medical School. Kami berharap pembangunan dan pengembangan RSPTN Unej akan mendapatkan dukungan dari mitra di Jerman," tuturnya.

Menurutnya kunjungan ke Jerman sekaligus mematangkan persiapan seminar internasional mengenai kesehatan yang rencananya akan digelar di Kampus Tegalboto Unej pada tahun 2024 yang bekerja sama dengan Tuebingen Medical School.

Sementara dosen pembimbing yang mendampingi rombongan mahasiswa Unej Dr. rer nat. Kartika Senjarini mengatakan sebanyak 23 mahasiswa memiliki kesempatan belajar di Jerman melalui program Summer School dari Erasmus+ European Union, dan program Study Visit dari Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).

"Jalinan kerja sama antara Unej dengan pemerintah Jerman melalui DAAD sudah memasuki tahun ke-13. Kami telah menyeleksi dan mempersiapkan 23 mahasiswa pilihan itu sejak November 2022," katanya.

Setelah terpilih melalui serangkaian seleksi, puluhan mahasiswa itu digembleng dengan kemampuan riset, penguasaan Bahasa Inggris dan Jerman hingga pengetahuan akan budaya Jerman agar tidak mengalami gegar budaya.

"Tema riset kali ini yang fokus pada marine bioengineering and biotechnology sesuai dengan visi dan misi Universitas jember yang ingin mengembangkan bioteknologi," ujarnya.

Kegiatan yang akan digelar rombongan mahasiswa Unej di antaranya upacara 17 Agustus di kampus Flensburg University of Applied Sciences serta menggelar Indonesian Day selama dua hari pada 24-25 Agustus 2023 di alun-alun kota Flensburg.

Dalam kesempatan itu, para mahasiswa Universitas Jember akan menampilkan beragam seni khas Indonesia seperti tari Gandrung Banyuwangi, pemutaran film tentang budaya Indonesia, pameran kain batik dan kegiatan lainnya.

Mahasiswa yang menjadi Duta Unej itu juga dijadwalkan akan mengunjungi aktivitas riset di University of Kiel yang memiliki fasilitas GEOMAR Helmholtz Centre for Ocean Research.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.