Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, BMKG Deteksi 156 Titik Panas di Kaltim

📅 Minggu, 06 Agu 2023, 01:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, BMKG Deteksi 156 Titik Panas di Kaltim Doc: ANTARA/HO-Pusdalops Kabupaten PPU
Ket. Pusdalops BPBD Kabupaten PPU memadamkan potensi titik panas susulan setelah karhutla di Desa Giri Purwa, PPU, Sabtu (5/8/2023).

Balikpapan - Banyak sekali, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya 156 titik panas yang tersebar di Provinsi Kaltim, sehingga semua pihak diimbau saling mengingatkan untuk tidak sembarangan membakar lahan.

"Sebanyak 156 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga pukul 17.00 WITA," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Sabtu.

Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

Sedangkan 156 titik panas tersebut tersebar di tujuh kabupaten, yakni Kabupaten Paser 3 titik, Penajam Paser Utara 1, Kutai Barat 4, Kutai Timur 35, Kutai Kartanegara 12, Berau 61, dan Mahakam Ulu terdapat 40 titik panas.

Sebaran titik panas ini telah diinformasikan kepada pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Sedangkan untuk mencegah bertambahnya titik panas, maka ia mengingatkan semua lapisan masyarakat saling waspada seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, maupun tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan.

Apalagi saat ini merupakan musim kemarau yang menyebabkan banyak daun dan ranting mengering, sehingga kondisi ini sangat rawan terjadi karhutla.

Sebelumnya, Kamis (3/8) BMKG juga mendeteksi sebanyak 236 titik panas yang tersebar di tujuh daerah, dengan rincian Kota Balikpapan 4 titik, Kabupaten Paser 12, Kutai Barat 10, Kutai Timur 68, Kutai Kartanegara 38, Berau 60, dan Mahakam Ulu terdapat 44 titik panas.

Sedangkan 156 titik panas yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda, meskipun masih ada yang dalam satu kabupaten maupun kecamatan yang sama.

Sebaran 156 titik panas hari ini antara lain di Kutai Kartanegara yang terdeteksi 12 titik, tersebar pada empat kecamatan yakni Kembang Janggut dan Sanga-Sanga masing-masing satu titik, Muara Kaman dan Kenohan masing-masing ada lima titik panas.

"Kabupaten Mahakam Ulu yang terdeteksi 40 titik, tersebar pada tiga kecamatan yakni Long Pahangai delapan titik, Long Bagun lima, dan Kecamatan Long Apari sebanyak 27 titik panas. Semua titik panas yang terpantau hari ini memiliki tingkat kepercayaan menengah," kata Diyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.