Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Tiap Hari Tangani 200 KTP Digital

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Tiap Hari Tangani 200 KTP Digital Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Sejumlah warga mengantri untuk mengajukan permohonan pembuatan KTP di Kantor Disdukcapil Tangerang, Banten.

TANGERANG - Setiap hari sekitar 200 warga Kabupaten Tangerang mengajukan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). "Saat ini kita telah menerima permohonan pembuatan IKD sebanyak 200 orang setiap harinya," kata Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Kabupaten Tangerang, Hedi M Hertadi, Jumat.

Hedi mengatakan banyaknya masyarakat yang mengajukan identitas kependudukan digital itu seiring dikeluarkannya kebijakan baru Permendagri Nomor 72 Tahun 2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blanko KTP Elektronik, serta Penyelenggaraan IKD.

"Peminatnya memang sudah banyak di Kabupaten Tangerang karena blanko sempat habis beberapa waktu lalu. Jadi kita alihkan ke KTP digital," katanya. Menurut dia, KTP digital dapat mempermudah dan mempercepat proses transaksi pelayanan dalam bentuk digital. Sistem autentikasi kepemilikan IKD juga lebih efektif.

Selain itu, IKD juga merupakan aplikasi yang diciptakan Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri yang bisa diunduh di Playstore. "Untuk proses pembuatan KTP digital ini yang penting membawa telepon seluler. Buat di sini atau di kecamatan juga bisa. Download dulu aplikasi IKD," ujarnya.

Proses mendaftar IKD cukup dengan mengunduh dan registrasi dengan memasukkan nama, alamat surat elektronik (email), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon seluler, serta kata kunci akun.

"Nantinya, masyarakat bisa mengakses KTP hanya melalui handphone dalam bentuk foto ataupun QR Code," ungkapnya. Hedi menyebutkan dalam pelayanan permohonan pembuatan IKD ini, akan memberikan kuota tanpa batas. Hal ini berbeda dengan pembuatan KTP elektronik yang kuota per hari terbatas.

"Tidak ada perbedaan sama sekali. Bahkan di dalam IKD kita mau cetak kartu keluarga juga ada. Nanti kalau mau dicetak tinggal print," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.