Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Blinken: AS Tangguhkan Program Bantuan ke Niger

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Blinken: AS Tangguhkan Program Bantuan ke Niger Doc: AP/Emmi Korhonen
Ket. Menlu AS Antony Blinken menemui media setelah menandatangani pernyataan bersama Finlandia dan AS tentang kerja sama dalam komunikasi nirkabel lanjutan (6G) di Helsinki, Finlandia Jumat, 2 Juni 2023.

WASHINGTON - Amerika Serikat menangguhkan beberapa program bantuan kepada pemerintah Niger, kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Jumat (4/8), satu minggu setelah presiden negara itu digulingkan dalam sebuah kudeta.

"Pemerintah AS menghentikan program bantuan asing tertentu yang menguntungkan pemerintah Niger," kata Blinken dalam sebuah pernyataan, tanpa memberikan perincian tentang program tersebut.

Namun, "bantuan kemanusiaan dan makanan yang menyelamatkan jiwa akan terus berlanjut" dan AS akan tetap melakukan operasi diplomatik dan keamanan untuk melindungi personelnya di negara tersebut.

Langkah itu dilakukan ketika blok regional Afrika Barat mengatakan para panglima militernya telah menyetujui rencana kemungkinan melakukan intervensi di Niger, termasuk menggunakan kekuatan.

Presiden Mohamed Bazoum, dalam sebuah kolom di The Washington Post yang diterbitkan Kamis (3/8), meminta Washington dan komunitas internasional untuk memulihkan tatanan politik Niger. Ia memperingatkan, jika upaya kudeta berhasil, "maka akan memiliki konsekuensi yang menghancurkan bagi negara kita, wilayah kita, dan negara kita. seluruh dunia."

Niger memainkan peran penting dalam strategi Barat untuk memerangi pemberontakan jihadis yang melanda Sahel sejak 2012. Amerika Serikat menempatkan sekitar 1.000 tentara di negara tersebut.

"Seperti yang telah kami perjelas sejak awal situasi ini, pemberian bantuan AS kepada pemerintah Niger bergantung pada pemerintahan yang demokratis dan penghormatan terhadap tatanan konstitusional," kata Blinken.

"Kami tetap berkomitmen mendukung rakyat Niger membantu mereka melestarikan demokrasi yang mereka peroleh dengan susah payah dan kami mengulangi seruan kami untuk segera memulihkan pemerintahan yang dipilih secara demokratis di Niger."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.