Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut dari BPK

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 20:00 WIB | Oleh:
Kemlu Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut dari BPK Doc: Abi & Rudi/Kementerian Luar Negeri Indonesia

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (3/8) kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan tahun 2022. Dengan raihan ini, Kemlu telah memperoleh predikat WTP sebanyak tujuh kali secara berturut-turut sejak 2016.

Serah terima laporan BPK dilaksanakan di Kantor Kemlu pada Kamis dan dihadiri oleh Menlu RI, Retno LP Marsudi, beserta jajaran pejabat Kemlu. Sementara pihak BPK diwakili oleh Anggota I, Nyoman Adhi Suryadnyana.

Dalam sambutannya, Menlu menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja Kemlu, baik di pusat maupun perwakilan, dan kepada BPK atas kerja sama dan saran yang diberikan kepada Kemlu untuk terus memperkuat good governance. Dia memastikan Kemlu akan melaksanakan rekomendasi yang disampaikan BPK.

Selama ini kerja sama Kemlu-BPK telah terjalin dengan baik, bukan hanya untuk memperkuat good governance, tetapi juga meningkatkan kiprah BPK di dunia internasional. BPK aktif menjadi auditor eksternal di berbagai organisasi internasional, seperti di PBB, IAEA, dan WIPO.

"Sudah menjadi komitmen Kemlu untuk terus mendukung peran aktif BPK di dunia internasional," kata Menlu Retno.

Dia menambahkan, selain memperkuat good governance, Kemlu juga terus berupaya memaksimalkan kinerjanya. Tahun lalu Indonesia berhasil menuntaskan Presidensi G20 dengan baik. Sementara selama pandemi, diplomasi vaksin Indonesia bekerja maksimal untuk membawa Indonesia keluar dari pandemi.

Sementara tahun ini, Indonesia menjadi ketua Asean di tengah situasi dunia yang belum sepenuhnya membaik. Asean juga menghadapi tantangan internal yakni situasi di Myanmar. Menlu Retno menyampaikan dua hal yang ingin diperjuangkan Indonesia selama keketuaan.

Pertama, memastikan Asean terus menjadi lokomotif perdamaian dan stabilitas di kawasan (Asean matters). Kedua, menjadikan Asia tenggara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi (epicentrum of growth).

"Semoga kita dapat menyelesaikan tugas sebagai ketua Asean sebaik kita menyelesaikan tugas sebagai Presiden G20," kata Menlu. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.