RI Tak Perlu Impor Pangan jika Bisa Atasi 'Food Loss'
📅 Rabu, 02 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiDiminta terpisah, pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI), Eugenia Mardanugraha, meminta pemerintah untuk lebih gencar lagi mengajak masyarakat untuk kurang konsumsi beras.
"Itu penting menghadapi El Nino, sehingga pemerintah juga bisa menghemat devisa untuk tidak menambah impor beras," kata Eugenia.
Selain untuk berhemat, kebanyakan mengonsumsi karbohidrat juga membuat masyarakat kurang sehat, karena itu perlu diimbangi dengan meningkatkan konsumsi protein dan nutrisi lainnya.
Di samping kurangi konsumsi, dia juga mendorong pemerintah untuk tetap meningkatkan produksi pangan di dalam negeri agar impor secara bertahap bisa dikurangi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita ingin semua pangan itu jangan ada yang diimpor. Pemerintah harusnya jangan kasih lagi izin impor dan memberi kesempatan pangan lokal bertumbuh dan berkembang," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi, mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan setop boros pangan sebagai salah satu upaya mengantisipasi dampak El Nino.
"Masyarakat perlu memahami pentingnya kita bersama-sama mengurangi food loss and waste ini, terutama untuk mengantisipasi dampak El Nino yang bisa berpengaruh terhadap penurunan produksi pangan," kata Arief.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, yang bisa dilakukan bersama salah satunya adalah mulai melaksanakan aksi setop boros pangan dan belanja bijak.
Setop boros pangan, lanjutnya, dapat diterapkan dengan benar-benar mengonsumsi makanan sampai habis tak bersisa.
Sementara belanja bijak dapat diaplikasikan dengan membeli keperluan pangan sesuai kebutuhan dan tidak perlu panik membeli yang memicu kelangkaan pasokan dan lonjakan harga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!