Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerugian Dampak Bencana di Sukabumi Sepanjang Juli Capai Rp618,5 juta

📅 Rabu, 02 Agu 2023, 23:05 WIB | Oleh:
Kerugian Dampak Bencana di Sukabumi Sepanjang Juli Capai Rp618,5 juta Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Personel Polsek Citamiang saat meninjau dan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Tonjong, RT 02/22, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jabar pada Juli 2023 lalu.

SUKABUMI, JAWA BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat kerugian material akibat dampak bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat yang diderita korban sepanjang Juli 2023 mencapai Rp618,5 juta.

"Kerugian tersebut berasal dari delapan kejadian bencana yang terjadi pada Juli 2023, di mana didominasi oleh kebakaran permukiman," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami di Sukabumi pada Rabu, (2/7).

Adapun rincian kejadian bencana pada Juli lalu untuk kebakaran permukiman sebanyak enam kejadian dan cuaca ekstrem dua kejadian. Jumlah rumah yang terdampak bencana kebakaran sebanyak 11 unit dengan kondisi rusak berat dan cuaca ekstrem dua unit berkategori rusak ringan.

Menurut Zulkarnain, pada musibah ini tidak ada korban luka maupun jiwa, hanya saja korban yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah sanak keluarganya. Untuk bantuan darurat pun sudah disalurkan kepada para penyintas.

Berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang biasanya didominasi oleh bencana banjir maupun longsor, tetapi pada Juli ini kebakaran karena sepanjang bulan ke-7 di kalender masehi tersebut hujan hanya beberapa kali turun itu hanya gerimis saja dan tidak berdurasi panjang.

Di sisi lain, ia menambahkan, sesuai prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Agustus merupakan puncak dari fenomena alam El Nino di mana diperkirakan pada bulan ini hujan tidak akan turun.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai karena berpotensi terjadinya bencana kekeringan maupun kesulitan air bersih. Selain itu, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi terjadinya bencana khususnya kebakaran.

Namun demikian, hingga kini BPBD Kota Sukabumi belum menerima laporan adanya daerah yang mengalami kesulitan air bersih. Ia pun meminta jika terjadi musibah itu agar segera dilaporkan, sehingga bisa dengan cepat ditanggulangi seperti mengirim pasokan air bersih. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.