Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Makan Diimbau Tak Menggunakan Elpiji 3 Kg

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rumah Makan Diimbau Tak Menggunakan Elpiji 3 Kg Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Warga antre gas elpiji tabung 3 kilogram di pangkalan elpiji SPBU Karangasem Situbondo, Jatim. Kamis (27/7/2023).

Situbondo - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengimbau kepada pemilik usaha rumah makan dan restoran serta masyarakat menengah ke atas atau mampu agar tidak menggunakan gas elpiji tabung 3 kilogram bersubsidi.

"Kami minta kepada masyarakat yang secara ekonomi mampu dan rumah makan harus sadar bahwa gas elpiji 3 kilogram bersubsidi itu untuk warga kurang mampu," kata Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo Ruben Pakilaran di Situbondo, Jatim, Kamis.

Menurut dia, beberapa hari terakhir gas elpijimelondi toko-toko kelontong sulit didapat, sehingga kebanyakan warga membeli da antre di pangkalan elpiji bersubsidi yang ada di Situbondo.

Ruben menjelaskan bahwa kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi sejak beberapa hari terakhir dikarenakan konsumsi LPG bersubsidi terus meningkat, sehingga persediaan di pangkalan tidak berimbang.

"Kami perlu sampaikan bahwa elpiji tabung 3 kilogram bersubsidi ini khusus masyarakat kurang mampu. Bagi warga yang secara ekonomi mampu, kami harap tidak menggunakan elpijimelontersebut," ujar dia.

Ruben mengemukakan, tingginya permintaan elpijimelondi Kabupaten Situbondo berdampak terhadap persediaan yang ada di pangkalan, sedangkan pangkalan sendiri pun terbatas menerima pasokan dari agen.

"Di pangkalan itu stoknya saat ini cepat habis. Karena yang antre itu ramai. Bahkan ada yang warga yang rela menunggu sebelum gasmelonitu dipasok dari agen," kata Ruben.

Ruben menambahkan, persediaan gasmelonhingga saat ini tidak berkurang, dan stok yang dimiliki pangkalan juga tidak pernah telat menerima penyaluran dari agen.

"Sebenarnya stok di pangkalan itu aman-aman saja, dan jatah yang diterima dari agen tidak berkurang.Saya sudah memantau ke beberapa pangkalan gas elpiji. Hasilnya tidak ada kekurangan stok, dan penyaluran dari agen jumlahnya masih normal dan rutin dikirim setiap hari," tuturnya.

Sejak beberapa hari terakhir, gas elpiji tabung 3 kilogram bersubsidi sulit didapat, baik di toko kelontong dan pangkalan gas elpiji bersubsidi. Hampir tiap hari, sejumlah warga terpaksa antre berjam-jam, salah satunya di pangkalan gas elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karangasem (kawasan perkotaan).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.