Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tebar Ancaman di Kejuaraan Renang

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 06:54 WIB | Oleh:
Tiongkok Tebar Ancaman di Kejuaraan Renang Doc: Philip FONG / AFP
Ket. Qin Rebut Dua Medali I Perenang Tiong­kok, Qin Haiyang saat berkompetisi dalam pertandingan renang gaya dada 50 meter putra dalam Kejuaraan Akuatik Dunia di Fukuoka, Jepang, Selasa (25/7). Qin merebut dua medali emas.

FUKUOKA - Tim renang Tiongkok mengawali kejuaraan dunia di Fukuoka Jepang dengan merebut dua medali emas. Hasil itu membuat mereka menebar ancaman setelah hasil buruk tahun lalu.

Tiongkok hanya memenangkan satu medali emas renang dari kategori individu tahun lalu di Budapest. Tapi , mereka menggandakan perolehan itu dalam dua perlombaan pertama kejuaraan dunia tahunini di Fukuoka, Jepang, Selasa (25/7).

Qin Haiyang merebut emas pertama dengan kemenangan di nomor gaya dada 100 m putra. Dia berhasil memanfaatkan absennya juara Olimpiade, Adam Peaty, dari kejuaraan dunia tahun ini.

Zhang Yufei menjejakinya dengan merebut medali emas di nomor kupu-kupu 100 m putri, mengalahkan juara Olimpiade, Maggie MacNeil. "Tahun lalu, seluruh tim tidak tampil dengan baik, dan kami bekerja keras dan berusaha siap untuk kejuaraan ini," ujar Zhang.

"Kami belajar dari tahun lalu. Itu adalah kesempatan bagi kami. Mudah-mudahan dalam enam hari ke depan kami bisa mendapatkan medali emas lebih banyak lagi," sambungnya.

Qin menang dengan catatan waktu 57,69 detik di final kejuaraan dunia pertamanya. Juara bertahan asal Italia, Nicolo Martinenghi, perenang Amerika Serikat Nic Fink dan Arno Kamminga dari Belanda sama-sama menduduki posisi kedua dengan catatan waktu 58,72.

Qin mengatakan itu hanya permulaan baginya dan dia mengincar medali emas lain di nomor gaya dada 50 m dan 200 m.

"Kali ini berjalan seperti yang saya kira," ujar perenang berusia 24 tahun itu. "Saya 100 persen fokus pada kecepatan renang, karena melakukan yang terbaik bisa untuk mendapatkan emas," sambungnya.

Di nomor gaya kupu-kupu 100 m putri, peraih medali perak Olimpiade, Zhang finis, pertama dengan catatan waktu 56,12 detik, mengungguli MacNeil dengan waktu 56,45 dan perenang Amerika Serikat Torri Huske dengan waktu 56,61.

"Saya berharap ke depannya, apalagi tahun depan di Olimpiade Paris, bisa berlomba bersama untuk menjadikan gaya kupu-kupu 100m sebagai lomba terbaik," ujar Zhang. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.