Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AD-US Army Perkuat Kerja Sama Militer

📅 Kamis, 20 Jul 2023, 01:25 WIB | Oleh:
TNI AD-US Army Perkuat Kerja Sama Militer Doc: Dispenad
Ket. KUNJUNGAN KERJA -- Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto mengunjungi tiga satuan US Army, yaitu US Army Cyber Command, US Army Center of Excellence, dan Pusat Intelijen dan Keamanan INSCOM, di Virginia, Amerika Serikat (AS), pertengahan Juli ini.

VIRGINIA - Guna memperkuat kerja sama militer antara TNI AD dan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto mengunjungi tiga satuan US Army, yaitu US Army Cyber Command, US Army Center of Excellence, dan Pusat Intelijen dan Keamanan INSCOM, di Virginia, Amerika Serikat (AS).

Kegiatan tersebut termasuk dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) Wakasad di AS yang dilaksanakan pada pertengahan Juli 2023. Sementara fokus utama kerja sama adalah peningkatan kapabilitas satuan melalui latihan, pendidikan, pertukaran personel, dan kerja sama program.

Terkait kerja sama di bidang siber, US Army Cyber Command dikenal menjadi pionir dalam membangun kapabilitas dan perlindungan siber yang kuat. Untuk itu, dalam upaya meningkatkan kapabilitas TNI AD di ranah siber, kunjungan ini memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks. Kolaborasi ini nantinya akan sangat membantu TNI AD dalam memperkuat pertahanan dan keamanan siber negara.

Selain itu, kunjungan ke US Army Center of Excellence, yang terkenal akan keahlian dalam pengembangan pendidikan dan latihan militer, menyediakan kesempatan bagi TNI AD untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengembangan kurikulum, metode pengajaran, dan pelatihan personel. Sehingga diharapkan kerja sama ini akan menghasilkan peningkatan kualitas pendidikan militer dan pelatihan di TNI AD.

Sementara kunjungan ke Pusat Intelijen dan Keamanan INSCOM yang memiliki reputasi dalam pengumpulan dan analisis intelijen militer, diharapkan dapat memperkuat kemampuan TNI AD dalam pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan intelijen untuk mendukung operasi militer yang efektif. Di mana pertukaran informasi dan pengetahuan antara kedua pihak, akan memperkuat kerja sama intelijen dan membantu menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Kerja sama program ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi kedua negara di berbagai bidang seperti pengembangan teknologi militer, riset, dan pengadaan peralatan militer.

Kunjungan Wakasad ke tiga satuan US Army ini juga menandai komitmen kuat kedua belah pihak dalam memperkuat kerja sama militer, yang bermuara pada keinginan memperkuat pertahanan dan keamanan nasional kedua negara. Kerja sama ini juga mencerminkan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era globalisasi seperti saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.