Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PKK Kediri Ajak Ibu Beri ASI Eksklusif

📅 Kamis, 20 Jul 2023, 20:22 WIB | Oleh:
PKK Kediri Ajak Ibu Beri ASI Eksklusif Doc: ANTARA/ HO-Pemkot Kediri
Ket. Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar di Kediri, Jawa Timur, Kamis (20/7).

KEDIRI - Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Jawa Timur, mengajak ibu-ibu yang mempunyai anak balita memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan demi tumbuh kembang anak menjadi terbaik.

Ketua TP PKK Kota Kediri,Ferry Silviana Abu Bakar yang juga sebagai konselor laktasi mengatakan ASI adalah yang terbaik untuk bayi. Dirinya memberikan konseling menyusui kepada para ibu menyusui di Puskesmas Ngletih, Kota Kediri.

"Karena saya berprofesi sebagai konselor laktasi jadi saya merasa punya kewajiban untuk membagikan ilmu yang saya punya kepada warga masyarakat saya khususnya. Kebetulan ke Puskesmas Ngletih ini. Memang sengaja saya ingin konseling di sini dan Alhamdulillah ibu-ibunya banyak dan mayoritas dari mereka memang proses menyusuinya sudah berjalan baik," katanya di Kediri, Kamis.

Di Puskesmas Ngletih, Kota Kediri terdapat 16 ibu menyusui yang hadir. Mereka yang diberikan konseling langsung agar memberikan ASI eksklusif untuk bayinya.

Bunda Fey, sapaan akrabnya, juga dialog dengan sejumlah ibu menyusui di puskesmas tersebut. Saat memberikan konseling, ia bertemu Tabita, warga Kelurahan Tempurejo yang mengalami kesulitan menyusui, hingga akhirnya terpaksa memberikan susu formula.

Ia mengatakan, masalah yang dialami Tabita tersebut masih bisa dibenahi dan belum terlambat bila ingin memberikan asi eksklusif kepada bayinya yang masih berusia satu bulan. Tabita melakukan relaktasi karena ibu itu sudah tidak pernah menyusui bayinya secara langsung, hanya di pompa dan diberi susu formula.

"Ketika konseling tadi, ibu Tabita saya kasih saran agar bisa memberikan asi eksklusif kepada bayinya. Jadi, tekad ibu Tabita juga luar biasa," kata dia.

Ia juga memberikan pesan kepada para ibu hamil dan menyusui lainnya untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan kepada bayinya. Karena pemberian ASI eksklusif merupakan pintu nomor satu dalam mencegah stunting.

Selain itu, ASI eksklusif juga yang paling baik untuk diberikan kepada bayi. Semua ibu pasti dapat memproduksi ASI, sehingga diharapkan tetap bersemangat memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang anaknya, demikianFerry Silviana Abu Bakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.