Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaksel Siapkan Solusi Limbah Ternak di Cikoko Melalui Biogas

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 22:50 WIB | Oleh:
Pemkot Jaksel Siapkan Solusi Limbah Ternak di Cikoko Melalui Biogas Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Perumda Paljaya bersama pihak kelurahan Cikoko meninjau lokasi limbah ternak sapi resahkan warga, Jakarta, Senin (26/6/2023).

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyiapkan solusi jangka panjang terhadap limbah ternak sapi di Cikoko, Jakarta Selatan melalui program biogas.

"Untuk jangka panjang, hari Kamis saya akan rapat lagi, desainuntuk biogas sudah siap, " kata Wali Kota Jakarta Selatan Munjirindi Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu.

Munjirin menjelaskan untuk pembangunan biogas akan diserahkan ke pihak lainnya karena hasil biogas tersebut dapat menghasilkan keuntungan.

"Nanti jika sudah jadi itu kita kumpul siapa yang mau ngambil untuk bangun, Kelompok Peternak Sapi? atau Paljaya? atau mungkin Bazis Baznas karena itu semua biogas pengelolaanmenghasilkan uang juga, " katanya.

Munjirin juga berjanji segera menjadikan lokasi tersebut menjadi lingkungan hijau untuk sarana belajar.

"Saya akan jadikan lingkungan itu hijau untuk sarana edukasi anak-anak sekolah dan sebagainya. Untuk masuk ke situ bisa belajar nanti, " ucapnya.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan membuatkan lubang penampungan sebagai solusi sementaramengatasi pencemaran limbah ternak sapi di RW 05, Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Solusi jangka pendek yang penting tidak ada limbah cair maupun limbah padat jadi kita masukkan dulu ke lubang penampungan," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/7).

Munjirin menuturkan lubang saluran itu dibuat berdiameter 1x3 meter dan lebar satu meter dengan jumlah sembilan lubang untuk menampung limbah cair di lokasi tersebut.

Sedangkan, untuk limbah padat dikumpulkan setiap hari atau dua hari sekali yang nantinya dibawa ke PD Dharma Jaya.

Selain jangka pendek, solusi jangka panjang yakni pihaknya akan merancang kondisi lapangan ke depannya mulai dari ukuran lahan hingga jumlah ternak sapi yang dibolehkan.

Adapun pihaknya meminta saran berbagai pihak mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Kementerian Pertanian, dan dinas terkait. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.