Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jakbar Keruk Sedimentasi Kali Sekitar Kantornya Cegah Luapan

📅 Senin, 17 Jul 2023, 22:50 WIB | Oleh:
Pemkot Jakbar Keruk Sedimentasi Kali Sekitar Kantornya Cegah Luapan Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Pengerukan kali di sekeliling kantor wali kota Jakarta Barat, Senin.

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan kegiatan pengerukan sedimentasi kali di sekitar kantornya melibatkan 250 petugas gabungan dari setiap kecamatan dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air untuk mencegah luapan setiap kali turun hujan.

"Kegiatan berlangsung selama dua minggu yang dimulai sejak Sabtu kemarin," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan kegiatan difokuskan mengangkat endapan di bagian bawah jembatan, karena tidak bisa dijangkau oleh alat berat. Sementara hari ini (Senin) hanya alat berat yang dioperasikan, sehingga hanya menurunkan 20 petugas saja.

Kali di sekeliling kantor wali kota tersebut, lanjut Purwanti, belum dikeruk sejak tahun 2020, sehingga endapan di dalamnya cukup tebal.

"Kali itu (sekeliling kantor wali kota Jakarta Barat) kan sejak saya masuk tahun 2020 itu baru dikeruk sekarang. Makanya butuh waktu yang cukup lama untuk mengeruk," ungkap Purwanti.

Ia mengatakan dalam pengerukan kali hari ini, pihaknya menerjunkan tiga alat berat.

"Pengerukan kali ini hari ini diturunkan tiga alat berat. Satu itu yang turun langsung ke kali, dua yang long-arm (tangan panjang) yang mengeruk kali dari bibir kali," ungkap dia.

Untuk teknis pengerukan, awalnya pihak Purwanti mengeringkan kali, agar endapan lumpur di bagian bawahnya mengering.

"Sebelumnya kan udah kelihatan tuh lumpurnya, karena udah terendap dua tahun. Terus kami buka pintu airnya, biar kalinya kering dan bisa dikeruk lumpurnya," ungkap Purwanti.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalamnya kerukan kali sekira 50 centimeter sampai satu meter.

"Dalamnya kerukan kali itu sekitar 50 centimeter sampai satu meter," ungkap dia.

Kemudian, lanjutnya, limbah kerukan tersebut akan dibuang ke Pantai Ancol, Jakarta Utara.

"Kami usahakan akan selesai dalam dua minggu, terhitung sejak Sabtu (15/7) kemarin," tutup dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.