Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Banjir, Jakarta Pusat Banyak Lakukan Pengerukan Saluran Air

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 09:18 WIB | Oleh:
Cegah Banjir, Jakarta Pusat Banyak Lakukan Pengerukan Saluran Air Doc: ANTARA/Pemkot Jakpus
Ket. Pekerjaan normalisasi saluran di Jalan Bendungan Hilir gang 12 RT 02/03, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2024).

JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat lebih banyak melakukan pengerukan saluran untuk mencegah banjir saat musim hujan di tahun 2025.

"Tahun 2025 ini dalam menghadapi musim hujan kita lakukan lebih banyak kegiatan pengurasan (pengerukan) di saluran-saluran," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Pusat, Citrin Indriati di Jakarta, Jumat (10/1).

Citrin menyebutkan, pihaknya terus melakukan monitoring lapangan ke saluran-saluran se-Jakarta Pusat (Jakpus) untuk melihat kondisi dan memastikan saluran tidak tersumbat.

"Untuk 2025, dari usulan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang akan dikerjakan salurannya di 2025 ada 107 saluran," katanya.

Selain itu, Sudin SDA Jakarta Pusat juga terus melakukan pemeliharaan pompa air permanen (stasioner) yang berada di rumah pompa, pompa portabel (mobile) hingga pemeliharaan pintu air.

"Kita melakukan monitoring lapangan lingkar wilayah melihat kondisi saluran-saluran saat ini. Tentunya kalau ada yang tidak baik kami langsung lakukan perbaikan," ujar Citrin.

Citrin mengungkapkan, pihaknya telah meminta para Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) untuk melakukan pemantauan saluran yang ada di tiap wilayah Jakarta Pusat.

"Intinya kita mulai bersiap menghadapi musim penghujan, segala elemen yang berhubungan dengan pengendalian banjir kita maksimalkan," tegas Citrin.

Selama tahun 2024, Sudin SDA Jakarta Pusat sudah melakukan pengerukan saluran sebanyak 239 saluran, perbaikan saluran sebanyak 581, peningkatan saluran sebanyak 41 dan normalisasi saluran sebanyak 297 saluran.

Citrin mengimbau, masyarakat Jakarta Pusat tetap menjaga lingkungan dan turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan saluran ataupun kali sehingga tidak terjadi penyumbatan.

"Kami mengimbau untuk masyarakat tidak membuang sampah pada saluran air maupun kali atau sungai. Tingkatkan kesadaran membuang sampah pada tempatnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.