Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesin Roket Milik Jepang, Epsilon S Meledak saat Uji Coba

📅 Jumat, 14 Jul 2023, 19:07 WIB | Oleh:
Mesin Roket Milik Jepang, Epsilon S Meledak saat Uji Coba Doc: Antara
Ket. Sebuah roket Epsilon terlihat di landasan pacu setelah melewati jadwal peluncuran di Pusat Angkasa Uchinoura di kota Kimotsuki, perfektur Kagoshima, dalam foto yang diambil Kyodo dan disediakan kepada Reuters, Selasa (27/8). Roket pertama Jepang dalam 12 tahun gagal meluncur pada hari Selasa, merusak harapan besar bahwa Jepang mungkin dapat tumbuh melalui industri peluncuran satelit yang berkembang dan bernilai milyaran. Hitung mundur peluncuran Epsilon di pusat peluncuran Jepang Uchinora, disiarkan melalui internet, hingga angka nol, tetapi tidak ada yang terjadi. JAXA, badan luar angkasa Jepang, kemudian memberikan keterangan hitung mundur telah ditunda.

TOKYO - Mesin roket kecil milik Jepang Epsilon S meledak saat melakukan uji coba pada Jumat, yang merupakan kemunduran terbaru bagi badan luar angkasa negara tersebut.

Tidak ada korban luka dalam ledakan di Pusat Uji Coba Noshiro di Prefektur Akita, menurut Badan Penjelajah Antariksa Jepang (JAXA).

Inisden itu terjadi sekitar satu menit setelah uji coba darat untuk mesin tahap kedua dimulai.

JAXA sedang mengembangkan Epsilon S sebagai penerus Epsilonseri saat ini untuk meningkatkan daya saing Jepang dalam pasar peluncuran satelit yang kian berkembang.

Roket pertama seri itu diluncurkan pada 2013 dan terdapat lima model yang sukses diluncurkan sebelum Epsilon-6 diinstruksikan untuk dihancurkan pada 2022 setelah melenceng dari lintasan yang semestinya.

Kegagalan itu membuat JAXA menunda peluncuran Epsilon S dari tahun fiskal 2023 ke tahun fiskal 2024 lantaran mesin tersebut menggunakan bahan bakar yang sama dengan Epsilon-6.

Roket seri Epsilon menggunakan bahan bakar padat sehingga membuat persiapan peluncuran menjadi sederhana dibanding dengan yang menggunakan bahan bakar cair.

Roket H3 unggulan baru JAXA juga diperintahkan untuk dihancurkan pada Maret beberapa menit setelah mesin tahap keduanya tidak menyala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Megapolitan
Solidaritas Sosial dengan K...
Luar Negeri
Kanada Dituding Bantu Tiong...
Megapolitan
Kondisi Perekonomian Jakart...
Megapolitan
Mandirikan Daerah lewat Opt...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.