Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ionia, Wilayah Awal Revolusi Ilmiah

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Ionia, Wilayah Awal Revolusi Ilmiah Doc: LOUISA GOULIAMAKI / AFP

Wilayah Ionia memiliki 12 kota. Mereka membentuk Liga Ionia, sebuah pakta sosial-keagamaan, pada abad ke-7 SM. Memiliki pelabuhan menciptakan interaksi pedagang dari Fenisia dan Yunani daratan, menciptakan intelektual subur yang memunculkan revolusi ilmiah pertama yang dimulai oleh Thales dari Miletus.

Ionia adalah sebuah wilayah di Anatolia barat (Turki modern) yang dihuni oleh orang Ionia sejak 1150 SM. Di tempat ini kala itu dihuni oleh orang Yunani yang berbicara dengan dialek Ionia. Di salah satu bagian di Ionia terdapat Kota Miletus. Tempat ini dikenal sebagai tempat kelahiran filsafat Yunani.

Pantai barat Anatolia dihuni oleh pemukim peradaban Mycenaean (1700-1100 SM) yang dikembangkan oleh bangsa Indo-Eropa yang menjalin hubungan dengan peradaban Minoa di Kreta dan kebudayaan pesisir Laut Tengah lainnya.

Masyarakat Anatolia sebagian besar tinggal di dekat perairan untuk berdagang. Di bagian pedalaman adalah bagian dari Kerajaan Het (1400-1200 SM) sampai Keruntuhan Zaman Perunggu (1250 - 1150 SM), meskipun jangkauan mereka tidak meluas ke wilayah pesisir yang akan menjadi Ionia.

Kerajaan Frigia bangkit di daerah itu setelah jatuhnya orang-orang Het bersama dengan masyarakat Karia, Lidia, dan Misia. Ketiga masyarakat terakhir ini menguasai daerah itu dari muara Sungai Hermus di utara hingga Maeander di selatan yang kemudian menjadi dikenal sebagai Ionia.

Wilayah Ionia memiliki 12 kota. Kota-kota dimaksud adalah Phocaea, Clazomenae, Colophon, Teos, Lebedus, Ephesus, Chios, Erythrae, Samos, Priene, Myus, dan Miletus. Ke-12-nya membentuk Liga Ionia, sebuah pakta sosial-keagamaan, pada abad ke-7 SM dan kemudian bergabung dengan Smyrna.

LamanWorld Historymenyebut, populasi wilayah itu beragam dengan orang Yunani Aeolian di utara, orang Yunani Dorian di selatan, dan orang-orang dari Kerajaan Misia, Lidia, dan Karia, yang semuanya berinteraksi melalui perdagangan dan kawin campur dengan orang Ionia.

Pelabuhan perdagangan yang didirikan oleh masyarakat Mycenaean, menarik pedagang dari Fenisia dan Yunani daratan. Interaksi ini menciptakan suasana intelektual subur yang memunculkan revolusi ilmiah pertama yang dimulai oleh Thales dari Miletus dan dikembangkan oleh para filsuf pra-Socrates lainnya.

Setelah Cyrus II atau Cyrus the Great yang berkuasa 550-530 SM mengalahkan Croesus dari Lidia pada Pertempuran Thymbra pada 547 SM, wilayah tersebut menjadi bagian dari Kekaisaran Persia Achaemenid. Pada 499 hingga 493 SM, orang-orang memberontak terhadap Persia dalam pemberontakan Ionia. Dengan dukungan oleh Athena dan Eretria, Persia berhasil dikalahkan.

Sebagai pembalasan, Darius I atau Darius Agung yang berkuasa 522-486 SM, melancarkan invasi pertama Persia ke Yunani pada 490 SM. Perang ini berhasil dihentikan di pertempuran Marathon. Putra dan penggantinya, Xerxes I, yang memerintah 486-465 SM, kembali melancarkan invasi kedua pada tahun 480 SM. Sayangnya usaha ini berhasil dilumpuhkan dilumpuhkan kembali.

Ionia pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Alexander Agung setelah 335 SM dan diperebutkan oleh para jenderalnya setelah kematiannya pada 323 SM. Dengan seringkali berpindah penguasa ini akhirnya jatuh ke Kekaisaran Seleukus, lalu jatuh kembali ke tangan Roma pada 189 SM.

Selanjutnya Romawi menempatkannya di bawah kendali Dinasti Attalid Pergamon (juga diberikan sebagai Pergamus). Orang Ionia terus tinggal di wilayah tersebut selama periode Romawi dan hingga masa Kekaisaran Ottoman yang mengambil kendali setelah 1453 M.

Sejarah Awal

Menurut Herodotus yang hidup antara 484-425 SM, orang Ionia mengambil nama mereka dari Ion, raja legendaris Athena. Namun mereka menganggap diri mereka sebagai orang Ionia, bukan orang Athena, meskipun Herodotus mencatat bagaimana klaim ini pada dasarnya tidak berarti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.