Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Penanganan 'Stunting' Harus Tepat Sasaran

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggaran Penanganan 'Stunting' Harus Tepat Sasaran Doc: istimewa
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin

SUMATERA SELATAN - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta anggaran kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah yang ditujukan untuk penanganan stunting (kekerdilan) ditandai agar penyaluran dan peruntukannya tepat sasaran.

"Anggaran yang ada di berbagai kementerian dan lembaga kita (pemerintah) minta diberi tanda ya ini untuk stunting, sehingga anggaran itu tidak boleh digunakan untuk yang lain," kata Wapres di Banyuasin, Sumatra Selatan, Kamis (6/7).

Wapres meminta agar anggaran penanganan stunting betul-betul digunakan dengan baik agar upaya penurunan angka kekerdilan pada anak itu betul-betul efektif.

Wapres menekankan perlunya keterlibatan semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah termasuk juga pihak swasta untuk ikut bergerak. "Kemudian juga (termasuk) perorangan-perorangan yang disebut orang tua asuh dan menggerakkan semua unsur termasuk generasi muda, remaja, TNI/Polri," terang Wapres.

Ia juga mendorong agar daerah-daerah dengan angka stunting tinggi menduplikasi cara-cara yang dilakukan daerah-daerah yang telah berhasil signifikan menurunkan angka stunting.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga sudah mengingatkan kepada jajarannya agar anggaran penanganan stunting digunakan sesuai peruntukannya.

Presiden Widodo mencermati ada anggaran penanganan kekerdilan pada anak dalam jumlah besar, yang justru digunakan untuk perjalanan dinas, rapat hingga hal-hal lain di luar stunting. Adapun pemerintah menargetkan penurunan angka stunting dari 21,6 persen saat ini menjadi 14 persen ada 2024.

Evaluasi Program

Terpisah, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah pusat dan daerah berkomitmen memperkuat dan bersinergi untuk mewujudkan target nihil kasus stunting di Indonesia.

Bamsoet, dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis, juga meminta pemerintah secara berkala mengevaluasi seluruh program yang telah dilakukan berkaitan dengan penanganan stunting. "Serta menyusun strategi dalam mengimplementasikan program pengentasan stunting di lapangan, sehingga ada progres positif dan signifikan dalam penanganan tengkes," harap Bamsoet.

Menurut Bamsoet, pemerintah pusat perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan air bersih, perbaikan sanitasi, menggencarkan imunisasi dasar lengkap, dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi untuk menumbuhkan pemahaman ASI eksklusif dua tahun, hingga kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil dan anak-anak pada seribu hari pertama kehidupan. "Karena hal-hal tersebut merupakan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pencegahan dan penanganan stunting," terang Bamsoet.

Lebih lanjut, kepada pemerintah daerah, Bamsoet meminta agar realisasi anggaran untuk penanganan stunting disalurkan tepat sasaran dan tepat guna. "Agar target zero stunting pada tahun 2024 bisa menyeluruh terjadi di tiap wilayah Indonesia," ujarnya.

Terakhir, Bamsoet meminta pemerintah pusat dan daerah berkomitmen penuh dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting di Tanah Air. "Agar generasi penerus bangsa, utamanya dalam generasi emas 2045, memiliki jiwa dan raga yang berkualitas," imbuh Ketua MPR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.