Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Artis Jadi Caleg, Ketika Kualitas Demokrasi Dipertanyakan

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Artis Jadi Caleg, Ketika Kualitas Demokrasi Dipertanyakan Doc: The Conversation/Instagram/@bluesquad_ofc
Ket. Sejumlah selebritas yang menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Adrian Azhar Wijanarko, Paramadina University

Berbagai partai politik kerap memilih cara "instan" untuk merebut hati masyarakat. Salah satunya dengan cara mengusung artis-artis maupun figur terkenal tanah air untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg).

Partai politik berharap pengusungan publik figur dapat membantu mereka meraup banyak suara pada pemilu legislatif (pileg) tingkat daerah dan nasional karena mereka meyakini pemilih akan mencoblos nama yang familier.

Berdasarkan data yang ada, banyak publik figur yang diajukan oleh berbagai partai politik di Indonesia. Menurut media massa terdapat 10 partai politik yang menyertakan nama-nama publik figur sebagai bakal caleg di laga pemilu 2024.

Ada beberapa nama publik figur yang mencalonkan diri untuk maju dalam putaran pemilu, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (5 nama), Partai Gerindra (10 nama), PDIP (14 nama), Partai Golkar (3 nama), Partai Nasdem (9 nama), PKS (1 nama), PAN (17 nama), Partai Demokrat (4 nama), PSI (3 nama) dan Perindo (11 nama).

Pada beberapa periode sebelumnya, strategi mengusung selebritas ini memang cukup sukses membantu partai mendulang suara, tapi secara tidak langsung ini juga mereduksi tujuan demokrasi dari pemilu itu sendiri. Pemilu harusnya menjadi ajang pencarian pemimpin dan kompetisi kebijakan, bukan semata unjuk popularitas demi mendapat banyak kursi di parlemen.

Partai politik dan para selebritasnya

Partai Amanat Nasional (PAN) disinyalir menjadi partai yang paling banyak mengusung caleg dari dunia showbiz. Deretan publik figur yang diusung oleh partai yang berdiri sejak 1998 ini sebagai bakal caleg untuk Pileg 2024. Nama-nama yang beredar antara lain Uya Kuya, Opie Kumis, dan Elly Sugigi.

Mereka hanya segelintir nama baru dari PAN yang berasal dari kalangan selebritas. Sebelumnya ada pelawak Eko Patrio dan aktris Desi Ratnasari.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebagai pemimpin koalisi pemerintah juga cukup banyak mengusung selebritas, termasuk Rieke Diah Pitaloka, Rano Karno, Nico Siahaan, penyanyi Krisdayanti dan dan Marcell Siahaan, serta pelawak Denny Cagur. Dalam Pileg periode sebelumnya (2019-2024), PDI-P dilaporkan sebagai partai yang artisnya paling banyak berhasil masuk ke Senayan.

Partai Gerindra juga mengusung sejumlah selebritas untuk Pileg 2024. Mereka antara lain penyanyi Melly Goeslaw dan Ahmad Dhani, Taufik Hidayat, Ari Sihasale, Derry Drajad dan Didi Mahardika.

Ini menambah deretan artis yang sudah bergabung dengan Gerindra di Senayan sejak periode lalu, seperti Rachel Maryam, Jamal Mirdad, Moreno Suprapto dan Mulan Jameela.

Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Demokrat juga sudah mendaftarkan deretan selebritas untuk mengikuti kontestasi politik tahun depan.

Partai Perindo yang mencoba peruntungan tahun depan untuk bisa mendapat kursi di DPR RI juga mengusung lebih dari 10 selebritas. Bahkan beberap nama tengah viral di media sosial seperti Aldi Taher, Vicky Prasetyo, Venna Melinda, Kalina Ocktaranny, dan Yusuf Mansur

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

27 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.