Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Meninggal Dunia di Aceh Bertambah Menjadi 326 Orang

📅 Kamis, 04 Des 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Korban Meninggal Dunia di Aceh Bertambah Menjadi 326 Orang Doc: Antara

Banda Aceh - Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan hingga Kamis malam pukul 19.31 WIB tercatat 326 korban meninggal dunia dan 167 lainnya masih dinyatakan hilang akibat bencana banjir dan longsor di Aceh.

"Korban meninggal kembali bertambah hari ini berdasarkan laporan dari daerah, sementara yang dilaporkan hilang terus berkurang," kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, di Banda Aceh.

Murthala menyampaikan, hingga hari ini dilaporkan bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 18 November 2025 telah berdampak di 18 kabupaten/kota di Aceh, tersebar di 227 kecamatan dan 3.433 gampong (desa).

Warga yang terdampak, lanjut dia, mencapai 344.018 kepala keluarga (KK) atau 1.680.886 jiwa. Sedikitnya 297.964 KK dengan 813.017 jiwa mengungsi di 698 lokasi.

"Dari angka tersebut, 1.435 jiwa mengalami luka ringan, luka berat 523 orang, 326 meninggal, dan 167 masih dinyatakan hilang," ujarnya.

Selain itu, Murthalamuddin juga menyebutkan bahwa bencana ikut memberi berdampak pada rusaknya fasilitas umum seperti perkantoran 176 unit, 64 tempat ibadah, 246 sekolah, enam pondok pesantren, jalan 442 titik, jembatan 224 titik, dan RS/puskesmas 240 unit.

"Bencana ini juga berdampak pada kerugian harta benda, rumah 111.430 unit, ternak 182 ekor, lahan persawahan 64.837 hektare, dan perkebunan 13.118 hektare," katanya.

Murthalamuddin menjelaskan, pemerintah bersama tim gabungan saat ini terus melakukan pencarian terhadap korban hilang, sekaligus mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terisolasi.

“Fokus kami saat ini adalah evakuasi, pencarian korban hilang, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang mengungsi,” ujarnya.

Di sisi lain, Murthalamuddin menyampaikan bahwa distribusi bantuan untuk korban bencana alam Aceh terus dimaksimalkan lewat berbagai jalur transportasi.

"Distribusi saat ini terus berlanjut dan untuk daerah yang masih terisolir didistribusikan lewat udara dan laut," katanya.

Adapun daerah yang belum bisa terjangkau jalur darat yakni Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur. Kemudian Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara.

"Pemerintah Aceh bersama dengan TNI, Polri, BNPB dan semua pihak terus berupaya maksimal untuk menjangkau dan mendistribusikan bantuan kepada seluruh masyarakat," demikian Murthalamuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.