Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saat Terombang Ambing di Tengah Laut, Kapal Berbendera Singapura Selamatkan Enam ABK KM Farida Indah

📅 Senin, 03 Jul 2023, 02:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saat Terombang Ambing di Tengah Laut, Kapal Berbendera Singapura Selamatkan Enam ABK KM Farida Indah Doc: ANTARA/HO/SAR Timika
Ket. Enam ABK KM Farida Indah saat ditemukan kapal MV RTM Djulpan berbendera Singapura yang melintas di sekitar perairan Kaimana, Papua Barat dalam perjalanan dari Australia ke Tiongkok.

Jayapura - Terombang ambing di tengah laut. Kapal MV RTM Djulpan yang berbendera Singapura menyelamatkan enam ABK KM Farida Indah yang ditemukan di perairan Kaimana, Provinsi Papua Barat.

Keenam ABK KM Farida Indah ditemukan saat terombang-ambing di atas rakit, kata Kepala SAR Timika, George Randang,Minggu.

Dijelaskan, kapal MV. RTM Djulpan menemukan enam ABK KM Farida Indah, Sabtu (1/7) saat melintas di perairan Kaimana dalam perjalanan dari Australia menuju Tiongkok.

Keenam ABK ditemukan sekitar 59 notical mile dari daratan Kabupaten Kaimana dalam kondisi terapung di atas rakit yang telah mereka buat.

Setelah menemukan keenam ABK, kemudian kapal jenis Bulk Carrier berbendera Singapura menghubungi Basarnas Command Center (BCC) melalui e-mail yang kemudian menginformasikanke Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika agar dilakukan proses evakuasi.

Untuk memastikan informasi tersebut, petugas SAR Timika menelpon dan meminta posisi atau koordinat kapal MVRTM Djulpan sehingga tim SAR gabungan menuju lokasi kapal tersebut.

Cuaca buruk dan gelombang tinggi menyebabkan tim gabungan tidak bisa mendekati kapal dan kembali ke Kaimana, kata Randang.

Dikatakan, akibat proses evakuasi tertunda, SAR Timika berkoordinasi dan mengarahkan MV RTM Djulpan agar mengevakuasi korban dengan menaikkan ke atas kapal serta membantu penanganan awal, sambil menunggu tim SAR dari Kaimana.

Permintaan itu disampaikan karena gelombang dan dikhawatirkan rakit buatan para ABK KM Farida Indah akan bergeser atau hilang.

"Evakuasi baru dilakukan Minggu dini hari dan setibanya di Kaimana langsung dibawa ke RSUD setempat untuk mendapat penanganan media," jelas Randang.

KM Farida Indah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (22/6) setelah berlayar dari Timika tujuan Agast, Senin (19/6) dengan membawa delapan ABK.

Sebelumnya, Senin (26/6) KM Nagoya 02 menemukan dua ABK KM Farida Indah di perairan Timika yakni Bakri dan Ahmad alias Muti.

Dari pengakuan kedua ABK terungkap kapal yang mengangkut bahan bangunan itu tenggelam setelah diterjang ombak disekitar perairan Timika.

Enam ABK KM Farida Indah yang ditemukan kapal MV RTM Djulpan adalah Dopi Sonarto (45) asalJakarta, Baba (79) asalBone), Ande Suhardi (63) asalBone, Devi (52) asal Jakarta), Undi (45) asal Bone dan Abdul (55) asalPapua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
  • Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan blokir kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center layanan Blokir kartu ATM Bank ...
  • Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.