Lukisan Italia yang Dijarah Nazi Jerman Ditemukan di Jepang
📅 Senin, 03 Jul 2023, 14:07 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Kyodo/Institut Kebudayaan Polandia di Tokyo
TOKYO - Sebuah lukisan berharga yang dijarah dari seorang bangsawan Polandia pada 1940 oleh Nazi Jerman telah ditemukan di Jepang dan dikembalikan ke Polandia, menurut Kedutaan Besar Polandia di Jepang dan perusahaan lelang seni yang berbasis di Tokyo.
Menurut Kyodo News, karya seni itu diserahkan ke Kedutaan Besar Polandia di Tokyo pada akhir Mei tanpa biaya ke Polandia. Tak jelas bagaimana lukisan yang diberi judul "Madonna with Child" oleh pelukis Era Barok Italia, Alessandro Turchi, itu menjadi milik seseorang berkebangsaan Jepang.
Menurut Kedubes Polandia, ini pertama kalinya sebuah karya seni yang diambil dari Polandia saat pendudukan Nazi ditemukan di Timur Jauh.
Lukisan itu telah hilang sejak 1990-an setelah dilelang di New York, menurut Kementerian Kebudayaan dan Warisan Nasional Polandia.
Mainichi Auction Inc. di Tokyo mengatakan telah menerima permintaan dari mantan pemilik lukisan itu untuk dijual di lelang pada musim gugur 2021 dan mengunggah fotonya di situs web mereka. Karya seni itu dinilai sekitar 3 juta yen (21.000 dolar AS).
Sebaiknya Anda baca juga:
Perusahaan tersebut dihubungi oleh kementerian Polandia sebelum pelelangan yang dijadwalkan pada akhir Januari 2022.
Pihak berwenang Polandia awalnya mengatakan beberapa detail lukisan itu tidak sesuai dengan yang ditampilkan dalam foto lama karya seni yang dijarah yang diyakini diambil pada 1939 atau 1940, menurut perusahaan tersebut.
Tim ahli Polandia kemudian mengunjungi Jepang untuk memastikan bahwa lukisan itu asli dan telah dijarah selama pendudukan Nazi.Pemindaian ultraviolet menunjukkan bahwa sebagian dari aslinya telah dicat ulang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Warga Polandia, yang memberikan pujian tertinggi kepada "Madonna with Child", sekali lagi menjadi pemiliknya," kata Yoshiaki Onoyama, pejabat Lelang Mainichi yang bernegosiasi dengan mantan pemilik Jepang untuk mengembalikan lukisan tersebut.
"Tidak ada insentif finansial untuk kami, tapi saya pikir kami telah menyelesaikan pekerjaan."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!