Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pabrik Baterai Terbesar di Dunia akan Menghasilkan 12 Juta Ton Penghematan Emisi CO2 Setiap Tahun

📅 Kamis, 29 Jun 2023, 18:37 WIB | Oleh:
Pabrik Baterai Terbesar di Dunia akan Menghasilkan 12 Juta Ton Penghematan Emisi CO2 Setiap Tahun Doc: Istimewa
Ket. Rondo Energy yang berbasis di California dan Siam Cement Group akan mengoperasikan pabrik baterai terbesar di dunia di Thailand.

BANGKOK - Kapasitas produksi penyimpanan Rondo Heat Battery di pabrik Siam Cement Group, Thailand, akan ditingkatkan dari 2,4 Giga Watt Hour (GWh) menjadi 90 GWh per tahun, lebih besar dari pabrik pembuatan baterai yang ada atau yang direncanakan di seluruh dunia.

Pabrik seluas 160 ribu meter persegi (1,72 juta kaki persegi) yang ada akan diperluas. Seorang juru bicara mengatakan, jadwal peluncurannya adalah beberapa tahun ke depan, tetapi kedua perusahaan belum berkomitmen untuk tanggal yang ditentukan.

"Kapasitas yang direncanakan sebesar 90 GWh akan menghasilkan 12 juta ton penghematan emisi CO2 setiap tahunnya, setara dengan menghilangkan lebih dari 4 juta kendaraan
ICE (Internal Combustion Engine) dari jalan setiap tahunnya," katanya.

Cara kerja Baterai Panas Rondo

Dilansir oleh Electrek, Siam Cement Group adalah perusahaan bahan bangunan semen terbesar dan tertua di Asia Tenggara. Anak perusahaannya, SRIC, memproduksi batu bata tahan api. Juga disebut bata tahan api, bata tahan api terbuat dari bahan tahan api yang dapat menahan suhu tinggi.

Setiap batu bata yang dibuat Siam Cement Group untuk baterai Rondo (gambar di atas) adalah 500 kilogram dan menyimpan 100 killo Watt hour, sebanyak Tesla Model X.

Rondo Energy , yang didukung oleh Breakthrough Energy Ventures yang didirikan oleh Bill Gates dan Energy Impact Partners yang didukung utilitas, meluncurkan unit operasi komersial pertamanya di pabrik etanol di Pixley, California, pada Maret.

Baterai Panas Rondo menangkap listrik secara terputus-putus dari matahari dan angin, menyimpan energi dari listrik tersebut sebagai panas bersuhu tinggi pada bahan bata, dan mengirimkan energi yang tersimpan sesuai permintaan sebagai panas dan/atau listrik bersuhu tinggi.

Baterainya hanya terbuat dari batu bata dan besi. Ini mengisi daya hanya dalam waktu empat jam dan menyimpan energi panas pada suhu hingga 1500° Celcius selama berjam-jam atau berhari-hari, menghasilkan panas nol karbon untuk proses seperti pembuatan baja, semen, dan bahan kimia.

Rondo telah mendesain baterainya untuk industri seperti baja, semen, penyimpanan energi jaringan, konversi pembangkit listrik, dan pertambangan.

Analis energi Raymond James Pavel Molchanov mengatakan dalam sebuah pernyataan, penyimpanan energi panas listrik dapat memainkan peran yang berguna dalam memenuhi kebutuhan sektor industri, yang lambat mengalami dekarbonisasi.

"Dan, dari sudut pandang keamanan energi, perlu diperhatikan bahwa teknologi ini menghindari penggunaan bahan yang langka dan mahal," katanya.

Industri menggunakan lebih banyak energi daripada sektor lain mana pun di dunia, dan sebagian besar energi industri digunakan sebagai panas. Panas industri menghabiskan seperempat dari total energi dunia dan saat ini melepaskan seperempat dari emisi karbon dioksida dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.