Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trenggono Yakin Perbaikan Tata Kelola Bisa Tingkatkan Kontribusi Perikanan

📅 Rabu, 28 Jun 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trenggono Yakin Perbaikan  Tata Kelola Bisa Tingkatkan Kontribusi Perikanan Doc: Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, meyakini perbaikan tata kelola bisa memicu peningkatan kontribusi sektor perikanan di tahun-tahun mendatang. Pasalnya, kontribusi sektor perikanan terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2022 baru mencapai 2,54 persen.

"Saya rasa ini sesuatu tata kelola yang harus diperhatikan dengan baik karena kalau kita lihat dari sisi produksi, total produksi sektor kelautan dan perikanan, termasuk rumput laut kira-kira sekitar 24,9 juta ton," ucap Menteri Trenggono dalam konferensi pers Pembukaan Panen Raya Udang Vaname di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Senin (26/6).

Maka dari itu, ia melanjutkan, jika per kilogram produksi sektor kelautan dan perikanan bernilai 20 ribu rupiah totalnya yakni sekitar 500 triliun rupiah. Dengan besaran tersebut, sudah seharusnya kontribusi sektor ini terhadap PDB melebihi realisasi saat ini yang sebesar 2,54 persen.

Selain kontribusi terhadap PDB, Trenggono mengungkapkan kontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadap pajak juga masih kecil. "Saya kira ada yang gelap, ada yang belum tercatat dengan baik menurut saya. Tapi inilah tantangan yang harus kami perbaiki," tutur dia.

Dengan peningkatan kontribusi sektor kelautan dan perikanan, dirinya berharap di masa mendatang Indonesia bisa menjadi juara di lima komoditas, yaitu udang, lobster, tilapia, kepiting, dan rumput laut. Jika dari lima komoditas tersebut Indonesia bisa menguasai, baik dari hulu maupun hilir, Indonesia bisa menjadi kekuatan baru dunia di sektor kelautan.

Adapun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan ekspor hasil perikanan pada tahun ini tumbuh tinggi yakni 7,6 miliar dollar AS. Sejauh ini, Menteri Trenggono menyebutkan nilai ekspor tertinggi ada pada komoditas udang, tuna, cakalang, cumi, sotong, gurita, dan kepiting.

"Semua komoditas ini menjadi andalan ekspor Indonesia, sehingga kami membuat satu program budidaya yang berkesinambungan," jelas Trenggono. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.